tes SKD BKPADM
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati. FOTO: DOK.RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok melalui jejaring media sosial, dan web mulai menyosialisasikan para peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN)

2021 agar mengisi formulir deklarasi sehat melalui laman SSCASN. Sebagai salah satu cara pencegahan penularan Covid-19 di lokasi tes SKD.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati menegaskan, melalui Deklarasi Sehat ini, para peserta tes SKD ini diharapkan kejujuran pada saat menginput formulir. Deklarasi sehat berisi tentang pernyataan kondisi kesehatan peserta SKD yang disampaikan dengan kondisi sebenarnya yang dirasakan peserta.

“Kejujuran saat mengisinya akan dapat memperlancar pelaksanaan SKD sekaligus mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Mary kepada Radar Depok, Minggu (29/8).

Mary menyebut, peserta tes SKD CPNS 2021 diminta mengisi pernyataan deklarasi sehat dalam kurun waktu 14 hari sebelum mengikuti ujian seleksi dan paling lambat satu hari sebelum ujian. Kewajiban pengisian ini merupakan keputusan Panitia Seleksi Nasional setelah berkoordinasikan dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yakni Kemenkes dan BNPB.

Selain itu, di tengah situasi pandemi Covid-19, lanjut Mary, penerapan protokol kesehatan secara ketat perlu menjadi perhatian bersama, termasuk dalam penyelenggaraan tahapan seleksi CASN 2021. “Dorongan untuk patuh terhadap prokes, agar semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan seleksi ini tetap sehat,” bebernya.

Mengacu pada rekomendasi Satgas Penanganan Covid-19, peserta di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) wajib sudah divaksin minimal dosis pertama. Kecuali, bagi ibu hamil/komorbid/penyintas atau kondisi medis tertentu.

“Jika termasuk ke dalam peserta yang dikecualikan, silakan membawa surat keterangan dokter dari faskes pemerintah yang menyatakan peserta tidak bisa divaksin,” tuturnya.

Peserta wajib melakukan swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam, dengan hasil negatif/non reaktif. Jika dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dinyatakan positif Covid-19. Peserta dapat melaporkan kepada instansi tempat melamar formasi untuk segera dijadwalkan ulang seleksinya.

“Mereka wajib untuk melaporkan kepada instansinya. Sehingga nanti peserta tersebut bisa dijadwalkan ulang untuk mengikuti seleksi. Laporan kepada instansi harus dilakukan minimal H-1 ujian. Jika dilaporkan sesudah ujian maka dinyatakan tidak hadir,” terangnya.

Selain itu, rencananya BKPSDM akan melangsungkan tes SKD Kota Depok di wilayah Kecamatan Sukmajaya. Mengenai Jadwal Tes SKD Kota Depok, Hari ini pihaknya akan mengumumkan melalui situs http://bkpsdm.depok.go.id/. “Direncanakan di Balai Rakyat, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya. Besok (hari ini) akan kita umumkan di web,” tandasnya. (rd/daf)

 

Jurnalis: Daffa Syaifullah

Editor: M. Agung HR