UPN veteran
VIRTUAL : Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta bekerjasama dengan Yayasan Amal Khair Yasmin dan SMP TIK Mizan Depok, mengadakan webinar berjudul Make Online Learning Easier using Technology, Sabtu (28/8). ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – Sekolah merupakan salah satu institusi yang terdampak pandemi Covid-19. Metode belajar yang berubah dari tatap muka menjadi belajar jarak jauh membutuhkan adaptasi yang tidak mudah. Baik dari siswa, guru maupun orangtua.

Dalam situasi pandemi, salah satu yang menjadi ganjalan yang kerap ditemui guru adalah belum optimalnya penguasaan teknologi untuk menunjang aktivitas belajar daring, seperti penggunaan platform Google Classroom dan WhatsApp.

Untuk mendukung pendampingan guru, sebuah upaya telah dilakukan Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta bekerjasama dengan Yayasan Amal Khair Yasmin dan SMP TIK Mizan Depok. Dengan mengadakan webinar berjudul “Make Online Learning Easier using Technology”, Sabtu (28/8).

Tim Pengabdian Masyarakat terdiri dari tiga orang, yaitu Nurul Chamidah, Ria Astriratma dan Helena Nurramdhani Irmanda. Sedangkan dari Amal Khair Yasmin dan SMP TIK Mizan masing-masing diwakili oleh Sulistiyo dan Fahmi Nuari.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan Learning Management System (LMS) Google Classroom. Dan memanfaatkan WhatsApp untuk mendukung aktifitas pembelajaran dengan WhatsApp Auto Answer.

Webinar ini mendapat apresiasi yang bagus dari para guru. Sebanyak 36 peserta mengikuti pelatihan ini. Koordinator Tim Pengabdian Masyarakat sekaligus narasumber Nurul Chamidah menilai, apabila sudah menguasai metode ini proses pembelajaran menjadi lebih efektif, menghemat waktu dan tenaga.

“Selain itu, selama jaringan internet masih stabil dan gadget yang memadai, kedua platform ini bisa digunakan dimana saja dan kapan saja,” kata Nurul.

Hal senada juga dikatakan Manajer Progam Amal Khair Yasmin yang juga membawahi SMP TIK Mizan Sulistiyo. Ia mengatakan, melalui pelatihan ini diharapkan beban guru menjadi lebih ringan. Di masa pandemi ini banyak guru yang mengalami kesulitan ketika beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh.

Sulistiyo juga mengharapkan, dengan mengikuti training ini akan menjadi pengalaman baru untuk membekali diri, agar proses-proses pembelajaran yang menyulitkan tadi menjadi lebih mudah dengan bantuan teknologi.

“Kami juga menginginkan agar ada tindak lanjut setelah webinar. Karena di Amal Khair Yasmin juga ada Komunitas Guru Pembelajar yang masih butuh pengetahuan baru terkait proses pembelajaran di era pandemi,” tandas Sulistiyo.(rd)

Editor : Fahmi Akbar