Ridwan Kamil kerugian jawa barat
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

RADARDEPOK.COM – Pendapatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) harus kehilangan Rp 20 miliar perhari, lantaran adanya Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.

“Perpanjangan PPKM satu hari di level 4, Jawa Barat kehilangan (pendapatan) Rp20 miliar per hari. Jadi kami juga sangat kesusahan,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Oleh karena itu, Emil-sapaan-meminta para ekonom membantu merumuskan strategi tepat sasaran. Tujuannya agar dua strategi yang bakal mengaktivasi mesin-mesin ekonomi berjalan lancar.

“Saya mohon ada rekomendasi, yang pertama peningkatan daya beli masyarakat dan government standing. (Pendapatan daerah yang hilang akibat PPKM) kami hilang Rp5 triliun, sehingga banyak kegiatan yang kami berhentikan,” tuturnya.

Meski aktivitas ekonomi tersendat, Emil menyampaikan kabar baik atas penurunan kasus menurun dan semakin membaik.

Alhamdulillah, Covid-19 sudah terkendali tinggal ekonomi bangkit dan melompat,” ucapnya.

Berkat keberhasilan penerapan PPKM level 4. Ridwan Kamil menuturkan mesin perekonomian di Jabar sudah bergerak lebih cepat.

“Dalam perspektif ekonomi hari hari ini saya laporkan keretanya sudah bergerak lebih cepat lagi. Sudah tidak ada lagi zona merah yang menandakan ekonomi Jawa barat siap bergerak lagi,” kata dia.

Maka dari itu, sentra vaksinasi massal terus digelar di beberapa wilayah di Jabar. Apalagi pertumbuhan ekonomi di Jabar pada kuarta lI/2021 meningkat di angka 6,17 persen.

“Sekarang dengan vaksinasi ini kita berharap kedaruratan sudah lewat vaksinasi Insya Allah beres Desember. Dari sisi ekonomi kita tentu bersenang hati bahwa telah tumbuh ekonomi di 6,17 persen di caturwulan dua,” katanya.

“Berita baiknya lagi, investasi selalu menjadi nomor satu. Ekspor sampai akhir semester ini kita menyumbangkan tertinggi di sekitar 15,6 persen,” ujar Emil menambahkan. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya