luhut tentang perpanjangan PPKM
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marinves), Luhut Binsar Panjaitan.

RADARDEPOK.COM – Pemerintah secara resmi memperpanjang PPKM level 4 mulai Selasa 3 Agustus hingga 9 Agustus 2021. Kebijakan tersebut diberlakukan pada kabupaten/kota tertentu.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marinves), Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan, ada 12 kabupaten/kota masuk dalam kategori PPKM level 3 dan 1 kabupaten/kota menerapkan PPKM level 2.

Lalu, ada sejumlah wilayah yang kembali menerapkan PPKM level 4.

“Terdapat 12 kabupaten/kota masuk level 3,dan satu kabupaten masuk level 2. Namun, terdapat beberapa kabupaten kota yang harus kembali menerapkan PPKM level 4, bukan karena peningkatan kasus tapi lebih kepada peningkatan kasus kematian,” ucap Luhut.

Luhut juga menyebutkan ada 4 wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dalam mengendalikan penyebaran kasus virus Korona (Covid-19).

“Jumlah kematian warganya cukup banyak, seperti Bali, Malang Raya, DI Yogyakarta, dan Solo Raya,” beber Luhut.

Luhut juga mengatakan, peningkatan kasus kematian ini karena banyaknya pasien isolasi mandiri Covid-19 yang terlambat mendapat perawatan intensif.

“Telat melakukan perawatan intensif di rumah sakit, yang akibatnya mengakibatkan kematian karena saturasi mereka dibawa 90,” lanjutnya.

Tetapi, kata Luhut, pemerintah sudah melakukan upaya penekanan angka kematian ini.

Misalnya, dengan membentuk satuan tugas yang menjemput pasien isoman untuk dibawa ke tempat isolasi terpusat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 mulai besok, 3 Agustus hingga 9 Agustus 2021, pada kabupaten/kota tertentu.

Penerapan PPKM ini nantinya akan disesuaikan dengan peraturan dan kondisi masing-masing daerah.

Keputusan tersebut diambil Jokowi dengan melihat beberapa indikator penyebaran kasus Covid-19.

Hal itu diungkapkannya dalam konferensi persnya di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8). (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya