disdagin
BANGGA: Swafoto usai pelaku IKM mengikuti kurasi, di Gedung Dekranasda Kota Depok. FOTO: DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Sebanyak 22 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), mengikuti kurasi yang diadakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok dengan lembaga Indonesia in Your Hand. Nantinya, produk dari para produsen tersebut akan dipasarkan di mancanegara.

Chief Executive Officer (CEO) dan Founder Indonesia In Your Hand, Amiranto Adi Wibowo mengatakan, rencananya produk IKM yang diekspor akan menyasar ke beberapa negara bagian Eropa, seperti Australia, Kota Helsinski Finlandia, Kota Amsterdam Belanda, dan Kota Madrid Spanyol.

Amir menyebut, jika produk dinyatakan lolos tahap kurasi. Maka pelaku IKM diberi target memproduksi barang sampai satu bulan ke depan. Terdapat beberapa produk yang berpotensi untuk dijual di sana yaitu syal, sarung bantal, batik, tas laptop, dan aksesoris.

“Kami akan membantu mengekspor produk IKM Kota Depok pada akhir September mendatang,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, Jumat (20/8).

Sejumlah produk, lanjut Amir, harus memenuhi kriteria tertentu, menyesuaikan dengan kebutuhan dan pasar negara konsumen. Antara lain motif sesuai keinginan negaranya, bahan, desain, harga, kemasan, foto produk, dan penjelasan terkait isi produk harus jelas.

“Produk yang berangkat ke sana akan dijual secara online seperti di Belanda dengan BOL.com dan Australia dengan Amazon.com,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdagin Kota Depok, Martinho Vaz mengungkapkan, selama ini produk IKM Kota Depok hanya mampu menjangkau pasar lokal dan regional. Dengan kerjasama yang terjalin, diharapkan dapat mendorong pelaku usaha atau IKM Depok bersaing di kancah internasional.

“Dengan sistem teknologi masa kini, produk IKM Depok dapat dijual secara online sampai luar negeri dengan kolaborasi bersama Indonesia In Your Hand,” katanya.

Kata Martin, 22 pelaku IKM yang mengikuti kurasi adalah produsen kerajinan tangan atau craft. Produk craft sangat diminati oleh masyarakat mancanegara untuk mengisi dekorasi rumah dibanding dengan olahan pangan,

“Menjual produk ke luar negeri memang tidak mudah, namun kami tetap berkomitmen untuk menjual produk IKM dalam kota sampai mancanegara,” bebernya.

Di lokasi yang sama, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok, Elly Farida menjelaska, produk olahan Kota Depok tak kalah saing dengan wilayah lainnya. Seperti IKEA, tamu dari Malaysia, dan lainnya.

“Dekranasda selalu mensupport agar pelaku IKM lebih berkembang. Kita gak salah saing dengan yang lainnya, semoga lancar, dan sukses,” tandasnya. (daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Fahmi Akbar