vaksin bule
BAHAGIA : Nicky perempuan asal Skotlandia yang sudah menjadi WNI mengikuti vaksinasi di Perumahan Griya Lembah Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM  – Di Kota Depok lagi doyan vaksinasi. Protokol Kesehatan (Prokes) pun tak luput saat pelaksanaan vaksin. Menariknya, dalam pelaksanaan vaksinasi merayakan Hari Jadi ke-30 Akpol 91 Bhara Daksa (Angkatan Kapolri saat ini) ada seorang warga negara asing (WNA) alias bule ikut disuntik.

Laporan : Fahmi Akbar, Depok

Sabtu (31/7) pagi warga yang sudah dapat undangan membanjiri sentra vaksin Perumahan Griya Lembah Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Saat menunggu, sekelebat ada seorang perempuan berambut pirang mengenakan kaos dan masker putih seirama. Sesampainya di meja pendaftaran, perempuan bule bernama Nicky langsung mencari handsanitizer. Prokes ketat dilakukan Nicky terngiang dengan pesan pemerintah Indonesia yang selalu menerapkan 5M.

Setelah menggunakan cairan pembasmi virus, perempuan asal Skotlandia yang sudah menjadi warga negara Indonesia (WNI) langsung mengisi formulir dan identitas. Dia tetap mengikuti alur vaksinasi yang sudah diberi jarak. Nicky memilih diam karena dengan menjaga mulut setidaknya tidak ada virus yang bisa masuk maupun keluar dari maskernya.

Menunggu selama hampir 20 menit untuk dilakukan skrining kesehatan. Akhirnya giliran namanya dipanggil, Nicky pun diperiksa kesehatannya oleh tim dokter. Setelah dinyatakan lolos, Nicky pun masuk ke bilik vaksin. Dia melihat semua vaksinator sudah menrapkan prokes yang ketat, makanya Nicky dengan senang hati mau divaksin.

Ini adalah vaksin dosis pertama yang diterimanya. Kemudian dia harus menunggu 30 menit untuk observasi. Nicky tetap mememilih terdiam. Setelah dinyatakan tidak ada reaksi apapun. Nicky pun diperbolehkan meninggalkan lokasi. Dia mengaku senang dan berterimakasih sudah mendapat vaksin. “I’m very thankful that i have vaccination today. I’m very happy (saya sangat berterima kasih bisa mendapatkan vaksin hari ini, saya sangat senang),” katanya.

Menurut Nicky, tenaga kesehatan yang bertugas sangat profesional. Dia pun tidak merasakan efek apapun. Jalannya vaksinasi juga sangat ketat dan menerapkan prokes yang ketat. “No problem, the nurse very professional, not hurt (tidak masalah, tenaga kesehatannya sangat profesional, tidak sakit),” ucapnya.

Masih di lokasi yang sama, Kapolsek Sukmajaya, AKP Syafri Wasdar mengatakan, program vaksinasi yang digelar oleh Polsek Sukmajaya ini dalam rangka pengabdian Akpol 91 (Bharadaksa) selama 30 tahun. Kegiatan ini digelar serentak. “Kegiatan vaksinasi pagi ini dalam rangka 30 tahun pengabdian Bharadaksa 91, jadi dilakukan serentak pembagian sembako dan vaksinasi,” katanya.

Hari ini tersedia sekitar 800 dosis vaksin ini. Sasarannya adalah seluruh warga yang belum vaksin. Sebelum vaksinasi juga disosialisasikan tentang menggunakan masker, jaga jarak dan jangan berkerumun saat sudah divaksin. Dia juga menerapkan prokes ketat dengan menyediakan handsanitaizer, bangku buat menunggu giliran juga dibuat berjarak dua meter.

“Hari ini kuota vaksinasi di Sukmajaya ada 800 di dua tempat. Sasarannya warga dan masyarakat yang belum mendapatkan vaksin,” tandasnya.(rd)

Editor : Fahmi Akbar