Rutan dan Kostrad Latihan Menembak
LATIH KEMAMPUAN: Pejabat Struktural Rutan Kelas I Depok bersama dengan personil TNI saat melangsungkan pelatihan tembak yang berlangsung di Lapangan Tembak Mako Divif I Kostrad Cilodong. FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menjadi petugas pemasyarakatan yang memiliki risiko tinggi serta bersifat insidentil. Sehingga petugas dituntut untuk ahli dalam bela diri maupun menggunakan senjata api sesuai prosedur.

Hal ini yang menjadikan kolaborasi antara Rutan Kelas I Depok bersama Divif I Kostrad Cilodong, untuk melakukan pelatihan menembak agar memupuk keahlian para petugas, di Lapangan Tembak Mako Divif I Kostrad.

Plt. Kepala Rutan Kelas I Depok, Muhamad Irvan Muayat menerangkan bahwa ini merupakan  bentuk pelatihan dengan tujuan dan manfaatnya untuk mengasah kompetensi serta keterampilan para petugas dalam menggunakan senjata api.

“Itukan tujuan untuk internal, kalau manfaat ke eksternal bisa menjalin sinergitas antar Rutan dengan TNI,” Jelasnya.

Namun perlu diketahui, kata Irvan, latihan tembak ini menjadi agenda Lapas II Cibinong, yang menggandeng Rutan Kelas I Depok untuk turut serta bersama melatih keterampilan. Kegiatan yang berlangsung ini, juga di hadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Sudjonggo.

“Inilah yang menjadi cikal bakal diadakannya¬† pelatihan menembak dalam rangka meningkatkan Fisik, Mental dan Disiplin (FMD) Petugas Pemasyarakatan,” katanya.

Irfan memastikan, selama kegiatan latihan berlangsung, seluruh yang hadir menjalankan protokol kesehatan, sebab menjadi keharusan bila masuk ke dalam Mako Kostrad. Sebelum memulai, para petugas diberikan arahan serta praktik singgkat menggunakan senjata api. Hal ini agar ada gambaran awal bagi penembak, atau kembali mengingatkan kepada penembak soal dasar yang harus diketahui

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, menjadikan Rutan maupun lapas menjalin sinergitas yang lebih kuat dengan pihak TNI untuk bersama-sama saling menjaga kondisi keamanan dan ketertiban tetap kondusif,” tandasnya. (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR