terapi ABK
MENGAJAR: Guru Pembimbing Khusus Mauliana Marifiah, sedang melakukan pengajaran terhadap murid kebutuhan khusus di SDN Depok Baru 8. FOTO : PUTRI DESCA ALI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – SDN Depok Baru 8 membuat program terapi bagi siswa yang memiliki kebutuhan khusus. Hal ini diberlakukan sekolah di Jalan Mawar Raya No1 Keluarahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas guna mengetahui karakteristik anak dan potensi yang di miliki saat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) baik langsung maupun daring.

Guru Pembimbing SDN Depok Baru 8, Mauliana Marifiah menjelaskan, layanan terapi ini di laksanakan setiap satu minggu sekali. Program ini, pihak sekolah sudah bekerjama sama dengan orang tua dengan perjanjian di atas materai. Selama terapi,  di bagi menjadi dua sesi. Hal ini dilakukan demi mencegah penuluran Covid-19. Tiap kelas juga hanya diisi dua siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), dan tetap menjaga protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Program ini penting buat ABK, nantinya dapat membentuk karakteristik anak. Guru juga akan melihat potensi anak serta proses pendekatan diri mereka agar lebih percaya diri,” ujar Mauliana kepada Harian Radar Depok, Selasa (3/8).

Kepala SDN Depok Baru 8, Liah Judliah menambahkan, proses belajar  tetap menggunakan zoom bersama dengan ABK dan siswa reguler lainnya. Tetapi, guru pendamping akan selalu ada di zoom tersebut.  Itu supaya guru pembimbing menyaring kembali materi pelajaran yang di sampaikan guru mata pelajaran, kemudian diajarkan kembali siswa ABK.

“Siswa ABK, tahun ini dalam satu kelas berisikan lima sampai tujuh siswa saja, total keseluruhan ABK di sekolah inklusif mencapai 50 siswa. ABK jangan di pandang secara akademik, tetapi lihat kreatifitas mereka yang lain, seperti menggambar bahkan menari, kecerdasan anak ABK itu sangat beragam,” tandasnya.(mg1/rd)

Jurnalis : Putri Desca Ali

Editor : Fahmi Akbar