margo jatuh
MENINJAU: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok tengah mengecek kondisi Margocity pasca insiden ambruknya lift, Sabtu (22/8). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Polres Metro (Polrestro) Depok masih terus menyelidiki sumber ledakan, hingga akhirnya bisa jatuhnya lift dan ambrolnya plafon Mal Margo City. Ketua Umum Asosiasi Ahli K3 Konstruksi Indonesia, Lazuardi Nurdin menilai perlu di cek kembali apakah pipa gas di restoran letaknya tak jauh dengan core lift atau bukan. Kalau memang akibat ledakan itu membuat lift jatuh, berarti bisa terlihat rangka lift daripada governer baja lift tersebut bengkok.

“Atau bisa jadi kalau mereka restorannya dekat dengan lift akibat liftnya jatuh juga bisa, menyebabkan terbakar tapi saya gak tau, kan yang menyelidiki polisi,” ucapnya kepada Harian Radar Depok, Minggu (22/8).

Lazuardi menyebut, jika memang penyebab jatuhnya lift itu akibat ledakan, seharusnya ada semacam rel untuk mengunci lift, agar tidak terjatuh. “Kalau mau anjlok, governer-nya akan melock. Jika safety device-nya bagus, lift itu gak akan jatuh ke bawah, nah ini yang harus diperiksa,” bebernya.

Namun, yang pasti, manajemen atau pengelola mempunyai kewajiban untuk melakukan pemeriksaan lift berdasarkan Peraturan Menteri (PerMen) Ketenagakerjaan Nomer 6 tahun 2017. Pemeriksaan lift harus dilakukan secara berkala mulai dari mesin, governer atau rem pengaman, dan lainnya. “Harus ada pengawasan dari Disnaker, minimal satu tahun sekali harus diperiksa,” bebernya.

Selain itu, adapula Undang Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) tahun 2020 Nomer 11 Pasal 41 bahwa pengelola bangunan gedung harus memelihara dan merawat bangunan secara berkala, kemudian harus memiliki SOP dalam perawatan tersebut. “Prinsip lift itu berbeda dengan genset. Jadi tidak perlu dipanasin, dia berjalan saja seperti biasa. Yang paling penting adalah pemeriksaan dan pengujian,” tegasnya.

Marcom Manajer Margocity, Reza Ardiananda mengatakan,  Manajemen Margo City  telah melakukan perawatan gedung sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. “Soal maintenance tentunya kita sesuai dengan SOP,” katanya.

Reza menilai, pemeriksaan secara berkala yang dilakukan sudah sesuai prosedur. Meliputi memeriksa kelengkapan peralatan keamanan ataupun pengecekan kondisi gedung dilakukan secara berkala. “Kalau untuk pemeliharaan gedung berjalan normal saja tak ada kendala,” tegasnya.

Perlu diketahui, tragedi suara ledakan hingga ambruk plafon dan lift jatuh di pusat perbelanjaan Margo City, Depok, terjadi pada Sabtu (21/8) sore pukul 16.50 WIB. Dari kejadian itu menyebabkan 11 orang menjadi korban, satu dinyatakan meninggal.(daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah 

Editor : Fahmi Akbar