PPKLI berbagi sembako buat janda dan yatim
BERBAGI : Presiden PPKLI, Hermansyah melakukan aksi sosial berbagai sembako kepada janda dan anak yatim, di RT2/2, Kelurahan/Kecamatan Cilodong, Minggu (8/8). JUNIOR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Pandemi Covid-19 menghantam seluruh sendi ekonomi masyarakat. Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi salah satu yang merasakan betul.

Presiden PPKLI berbagi sembako di cilodong
Presiden PPKLI, Hermansyah

Meski demikian, kondisi tersebut tak menghalangi para PKL untuk juga berbagai kepada sesama. Minggu (8/8), Presiden Persatuan Pedagang Kaki Lima Indonesia (PPKLI), Hermansyah, menghabiskan sebagian siangnya di lingkup RT2/2, Kelurahan/Kecamatan Cilodong. Bersama pengurus lingkungan setempat, dia menebar paket sembako.

Herman-sapaannya-menuturkan, ada sebanyak 22 janda dan 73 anak yatim yang mendapat bantuan. Tujuannya untuk membantu sesama, yang tentu merasakan efek pandemi juga. Lebih-lebih warga kurang mampu.

Akibat Covid-19, boleh dikatakan semua lapisan masyarakat, pengusaha, pedagang, terutama, pedagang yang di lapisan bawah merasakan,” beber dia.

Ia memastikan, aksi seperti ini tidak akan berhenti. Bahkan, akan berlanjut sampai beberapa hari ke depan. Sasarannya, supir angkot, penyapu jalan, sampai pengemudi ojek. “Mereka adalah warga bangsa Indonesia, jadi rasa kemanusiaan yang kita timbulkan,” jelas Presiden PPKLI.

Sementara itu, Ketua RT2/2 Kelurahan/Kecamatan Cilodong, Warnata menjelaskan, kegiatan pembagian sembako ini menyasar di enam kelurahan. Mereka mendapat paket sembako senilai Rp100 ribu.

Alhamdulillah ada donatur kami Pak Haji Herman yang berjalan selama 13 tahun sangat membantu yatim piatu dan juga janda-janda di RW2. Bersyukur jadi bisa membantu janda-janda di tempat kami,” pungkasnya. (rd/jun)