boks seniman katanya
BERKARYA PANDEMI : Seniman Depok, Marwan yang berprofesi sebagai security saat berjumpa dengan tim Radar Depok di kawasan Kecamatan Tapos. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Kecil, besar, hingga mencari nafkah di Depok. Itu adalah Marwan, tapi siapa sangka dia justru sering berkarya di Kabupaten Bogor, mulai dari Cibinong, Citeureup, Gunung Putri sampai Sentul. Jika kesana akan sering berjumpa dengan karyanya.

Laporan : Arnet Kelmanutu

Marwan dari muda memang sering bergaul di Kabupaten Bogor, tepatnya di kawasan Sentul. Mungkin, banyak teman dan beberapa sanak saudara di sana. Ini jalur yang membuka dia berkarya di kawasan kabupaten tersebut, meski rumahnya di Kota Depok, hingga kini memiliki keluarga sendiri.

“Mungkin itu awal ceritanya,” katanya saat berjumpa di sebuah perumahan tempatnya bekerja.

Kata Marwan, banyak di lingkungan desa di kawasan Sentul yang dibubuhkan karyanya. Meski tidak dalam kegiatan yang meriah, tapi menjadikan warna bagi warga setempat, hiasan mata untuk masyarakat lingkungan.

Gambar pemandangan kerap menjadi hal utama yang diminta dari masyarakat, hutan, pantai, hingga air terjun alias Curug yang biasa dijumpai di beberapa Kabupaten Bogor. Seperti Gunung Sari, Hambalang, Karang Asem, dan beberapa wilayah lainnya.

“Ya biasanya sekaligus kasih tau wisata di desa itu, rata rata sih begitu. Saya ikutin saja, kan hanya diminta,” tutur Marwan.

Tak berhenti sampai di sana, dia juga kerap mengikuti berbagai perlombaan adat kebudayaan, biasanya Sunda, untuk perlombaan kemerdekaan, ulang tahun kabupaten Bogor, sampai hiasan untuk di depan gapura.

Selalu patung, ada yang dari kardus, gabus, kayu, triplek, sampai kertas semen, bahkan hingga semen. Umumnya jika semen, untuk berkepanjangan, dan akan dipoles dengan waktu berkala. “Nanti kan tinggal di cat, tinggal di tambal kalau ada yang rusak,” tambah ayah tiga anak ini.

Dia juga mengaku, selama pandemi berlangsung, ajakan atau permintaan dari warga langganan sedikit berkurang, tapi bukan berati harus memendam bakat seninya. Alhasil kediamannya, pos keamanan, sampai lingkungan rumahnya di buat menarik dengan sentuhan tangannya, dari bahan dan barang seadanya. (arn/rd)

Editor : Fahmi Akbar