workshop SMPN 25
MATERI : Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohamad Thamrin sedang menyampaikan sambutannya dalam kegiatan workshop SMPN 25 Depok. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pembelajaran berbasis teknologi menjadi fokus dari SMPN 25 Depok dalam memberikan pelayanan pendidikan ke siswanya. Oleh karena itu, untuk mencapai hal tersebut, SMPN yang berlokasi di Jalan Jabon, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan tersebut mengadakan workshop untuk guru-gurunya.

Kepala SMPN 25 Depok Hehen Hendra mengatakan, workshop tersebut bertujuan untuk membuka wawasan guru-guru untuk berinovatif dalam pembelajaran berbasis teknologi. Apalagi, sekarang ini sekolah sedang menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), yang sangat membutuhkan fasilitas teknologi dalam pembelajarannya.

“Memberikan pelayanan terbaik, yakni dengan membentuk guru yang kreatif dan inovatif dengan metode pembelajaran berbasis teknologi,” ucapnya kepada Radar Depok.

Hehen menuturkan, salah satunya adalah berinovasi dalam memberikan materi pembelajaran. Karena masih dalam bentuk virtual, tentunya guru harus menyuguhkan pembelajaran yang menarik. Jangan sampai, siswa menjadi bosan dengan PJJ, lantaran guru hanya menyampaikan materi dan tugas-tugas saja.

“Sangat diperlukan inovasi dalam pembelajaran, sehingga siswa jadi lebih menarik untuk mengikuti pembelajaran dan materi yang disampaikan guru,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohamad Thamrin menjelaskan,  banyak hikmah yang bisa diambil selama 18 bulan pelaksanaan PJJ karena pandemi virus Korona (Covid-19). Dimana, guru kini harus bisa menguasai teknologi untuk pembelajaran. Jika hal tersebut tidak bisa, maka guru tidak bisa menyampaikan materi pembelajaran. Ini mengajak guru untuk bisa lebih mengembangkan kompetensi dan profesionalitas dalam menjalankan profesinya sebagai pendidik.

“Oleh karena itu, diperlukan ada workshop untuk mengevaluasi pelaksanaan PJJ di sekolah. Baik dari segi kemampuan SDM, dan juga fasilitas penunjang PJJ di sekolah. Misalnya, jaringan internet di sekolah harus kuat dan baik,” katanya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya