dapur umum taman baca
PEDULI : Tim Taman Baca Melego sedang memasak di dapur umur, untuk dibagikan kepada masyarakat yang Isoman, di RW 7 Pasir Gunung Selatan. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, PASIR GUNUNG SELATAN – Komunitas Taman Baca Melego membuka  dapur umum selama 10 hari untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (isoman). Dapur umum ini berlokasi di RT 4/7 Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis.

Koordinator Taman Baca Melego, Ahmad Zaoharudin menerangkan, pihaknya tergerak untuk membantu masyarakat sekitar, dan mendapatkan CSR dari Minigold Foundation dan ada pula bantuan dari perseorangan.

“Taman Baca Melego sering mengadakan aksi-aksi sosial, seperti dapur umum, ataupun memberi dukungan psikologis kepada anak-anak,” ucapnya kepada Radar Depok.

Jojo-sapaannya- menjelaskan, awal terjun aksi kemanusian seperti ini yaitu pada tahun 2017 saat terjadi longsor, lalu gempa Palu, Mamuju hingga NTT.

“Saat ini kami melihat masyarakat sangat membutuhkan dukungan, khusunya yang menjalani isoman. Sehingga, kami sepakat untuk membantu melalui dapur umum, baik untuk warga isoman ataupun yang terdampak, ” jelasnya.

Setiap harinya, mereka memasak 200 porsi dan dibagikan kepada masyarakat di RW 9 Kelurahan Tugu dan RW 7 PGS. Karen lokasi taman baca berada di Tugu dan dapur umumnya di PGS, sehingga mereka memfokuskan di dua lokasi tersebut.

“Saya dan teman-teman datang ke RT, RW untuk menanyakan data warga yang isoman, dan dapur umum ini kami buka selama 10 hari. Mulai dari pendataan, masak, mengemas hingga pendistribusian semua kami lakukan bersama tim,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, setelah kegiatan dapur umum ini berakhir mereka akan mendistribusikan logistik kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Insya Allah kita akan bagikan logistik kepada masyarakat. Apapun yang kami lakukan ini, niatnya untuk meringankan masyarakat ditengah pandemi Covid-19, dan kami berharap apa yang kami berika  dapat bermanfaat,” tandasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya