perempuan tanah merah berkelahi
Potongan video yang viral menampilkan sekelompok perempuan berantem di sebuah lahan tanah merah. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Viralnya video sejumlah remaja perempuan berkelahi di suatu lapangan terbuka, Polsek Pancoranmas membeberkan hasil penyelidikannya.

Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas, Ipda Syaid Abu menjelaskan, video berdurasi 27 detik yang tersebar di media sosial tersebut lokasi tanah merahnya bukanlah di kawasan Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

“Seharian kemarin kita lidik setelah viral video rekaman sebuah pelajar di lapangan tanah merah, setelah kita cocokan tanda-tanda yang ada dalam rekaman video bukan berlokasi di lapangan tanah merah Kecamatan Cipayung, tetapi di lapangan tanah merah di Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor,” ungkap Abu kepada Radar Depok, Rabu (4/8).

Dia menambahkan, hasil penyelidikan kepolisian bukan hanya mengenai tempat kejadian saja. Tetapi, perempuan yang terekam pada video tersebut adalah pelajar jenjang pendidikan SMK di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

“Dari penulusuran mendalam anggota dalam rekaman video tersebut, diketahui dari salah satu perempuan yang berantam menggunakan celana training sekolah bertuliskan Al – Basyariah merupakan sekolah SMK yang ada di daerah Bojonggede,” ucapnya.

Mantan Panit Buser Polsek Pancoranmas itu mengaku belum menggelar penyelidikan lebih dalam terkait penyebar rekaman video perkelahian perempuan tersebut..

“Belum kita dalami rekaman video tersebut karena setelah dilakukan pemeriksaan lokasi berada di wilayah hukum Polsek Bojonggede,” tandasnya. (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya