BKN Konpers Tes SKD
BEBERKAN PERSIAPAN SKD: Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan bersama Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Satya Pratama saat memaparkan persiapan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada press conference kepada awak media, Rabu (25/8). FOTO: DAFFA SYAIFULLAH/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 akan dimulai pada 2 September 2021. Jadwal tersebut khusus diperuntukkan bagi titik lokasi (Tilok) yang berada di bawah kendali Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal itu terungkap dalam press conference BKN kepada awak media, pada Rabu (25/8).

Meski begitu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, masih menunggu jadwal resmi yang dikeluarkan BKN Kantor Regional III Bandung, terkait pelaksanaan tes SKD bagi yang sudah lolos seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Plt Kepala BKPSDM Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, sebagai upaya persiapan pelaksanaan SKD dimasa pandemi, pihaknya tengah menyiapkan sejumlah hal. Di antaranya mengumumkan jadwal pelaksanaan.

“Kami masih menunggu jadwal resmi dari BKN Kanreg III Bandung,” ungkap Mary kepada Radar Depok, Rabu (25/8).

Mary menyebut, jika waktu penyelenggaraan tes SKD sudah keluar, para peserta dapat melihat langsung dengan mengakses tautan bkpsdm.depok.go.id. “Kalau sudah dapat jadwal yang fix, kami akan umumkan di website tersebut. Jadi harap menunggu dan bersabar,” beber Mary.

Selain itu, rencananya BKPSDM akan melangsungkan tes SKD Kota Depok di wilayah Kecamatan Sukmajaya. “Direncanakan di Balai Rakyat, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya,” tuturnya.

Sementara itu, dalam konfrensi pers secara virtual, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen mengungkapkan pelaksanaan SKD CPNS 2021 akan dimulai pada 2 September mendatang. Jadwal tersebut khusus diperuntukkan bagi titik lokasi (tilok) yang berada di bawah kendali BKN.

“Ini khusus titik lokasi yang dimiliki BKN, yang relatively sudah siap baik secara infrastruktur maupun jaringan teknologi informasi dan komunikasi. Rencana akan dilaksanakan secara daring, sehingga ketersediaan jaringan teknologi informasi dan komunikasi akan sangat penting,” terangnya.

Disamping itu, untuk tilok mandiri yang diselenggarakan oleh masing-masing instansi, akan dimulai per 14 September. Tetapi, itu semua bergantung kepada kesiapan instansi bersangkutan, bisa berlangsung lebih cepat atau lambat.

“Bisa saja pelaksanaan seleksi lebih awal dari 14 September. Mostly sebagian besar instansi sanggupnya di tanggal 14. Tadi dalam rapat koordinasi bersama seluruh instansi, ada yang sudah siap sebelum tanggal 14 (September),” ucapnya.

Adapun, lanjut Suharmen, Dalam penerapan SKD CPNS, BKN menerapkan sejumlah protokol kesehatan (prokes). Salah satunya adalah peserta wajib melakukan swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif.

“Panitia tidak menyediakan alokasi anggaran untuk itu. Tapi saya minta untuk difasilitasi. Jadi daripada mereka mencari-cari titik lokasi untuk antigen maka itu yang tadi pagi saya sampaikan agar instansi bekerja sama dengan penyelenggara jasa antigen. Panitia tidak menyediakan anggaran jadi prinsipnya tetap menggunakan uang (peserta) sendiri,” bebernya.

Jika dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dinyatakan positif Covid-19. Peserta dapat melaporkan kepada instansi tempat melamar formasi untuk segera dijadwalkan ulang seleksinya.

“Mereka wajib untuk melaporkan kepada instansinya. Sehingga nanti peserta tersebut bisa dijadwalkan ulang untuk mengikuti seleksi. Bagi peserta yang harus dijadwalkan ulang karena dia positif maka instansi wajib untuk membuat surat permohonan kepada Kepala BKN cq adalah Bidang Sistem Informasi Kepegawaian untuk dilakukan penjadwalan ulang bagi peserta yang bersangkutan,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi BKN, Mohammad Ridwan menjelaskan, pihaknya sudah menjadwalkan tes SKD CPNS 2021, baik yang dilaksanakan di tilok milik BKN ataupun mandiri oleh pihak instansi.

“Jadi di hari ini silakan cek ke instansi masing-masing, baik di web atau di media sosial, kapan itu ada. Tapi kalau belum ya sudah, tunggu saja. Karena instansi kan sudah pemain lama untuk penjadwalan, jadi harusnya tidak lambat,” tandasnya. (rd/daf)

 

Jurnalis: Daffa Syaifullah

Editor: M. Agung HR