ditertibkan cuy
IST TEGAS: Upaya penyegelan Indostation, menyegel Indostation SPBU mini di Jalan Keadilan RT4/8 Kelurahan Rangkapan Jaya Kecamatan Pancoran Mas, Selasa (4/5).

RADARDEPOK.COM – Jangan sekali-kali abai dengan aturan apalagi soal perizinan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, sepanjang 2021 sudah menertibkan 21 bangunan. Puluhan bangunan tersebut dinilai telah melanggar izin mendirikan bangunan (IMB), reklame menara, Izin komersial atau operasional, dan lainnya. Sementara, 676 bangunan gedung dan non gedung sudah dilakukan pengawasan.

Kepala Bidang Pengawasan, Pengaduan dan Regulasi DPMPTSP Depok, Rahmat Maulana mengatakan, upaya penertiban ini merupakan pelimpahan wewenang berupa penutupan bangunan, maupun tempat usaha yang dilakukan Satpol PP Depok. Pasca diterapkannya mediasi serta surat peringatan yang tak dihiraukan.

“Terkait dengan izin apakah sudah memiliki izin atau belum dan kesesuaian dengan izin yang diberikan. Apabila ada indikasi pelanggaran dari aspek penyalahgunaan izin dari tempat tersebut, maka kami layangkan Surat Peringatan (SP) secara bertahap. Mulai dari 1, 2, dan 3,” ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (8/5)

Rahmat menambahkan, sampai dengan Juli 2021, pihaknya secara masif mengadakan pengawasan ke bangunan gedung, maupun non gedung seperti tempat usaha, SPBU serta stasiun pemancar atau Base Transceiver Station (BTS) terkait kelengkapan perizinannya. Sebanyak 676 bangunan gedung dan non gedung telah diawasi.

“Dari ratusan itu, 21 diantaranya telah dilakukan pelimpahan ke ketua tim penertiban terpadu untuk ditindak oleh satpol pp. Sementara untuk pengaduan yang masuk sebanyak 22 laporan,” bebernya.

Adapun, lanjut Rahmat, DPMPTSP juga menyiagakan sembilan personel untuk melakukan pengawasan di 11 kecamatan, guna mengecek kelengkapan izin yang berlaku. Jika menemukan hal yang tidak sesuai dengan izin, pihaknya memberi pendekatan persuasif dengan mengimbau pemilik untuk segera mengurus kekurangan.

“Pada dasarnya, kami sangat persuasif. edukasi kepada masyarakat terus diberikan mengenai perizinan. Tetapi, jika masih saja tidak tertib administrasi dan melanggar, maka akan ditindak tegas,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Stpol PP) Kota Depok, Fery Birowo  menjelaskan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada pemilik bangunan ataupun usaha yang telah melanggar izin.

“Kami yang menindak jika ada pelanggaran izin. Yakni berupa penutupan gedung dan tempat usaha,” tandasnya. (daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah 

Editor : Fahmi Akbar