bantuan duren seribu
SERAHKAN MAKANAN : Lurah Duren Seribu, Suhendar sedang memberikan bantuan makanan bergizi sumbangan Wahid Foundation, kepada orang tua balita di kantor Kelurahan Duren Seribu. INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DUREN SERIBU – Wahid Foundation kembali menggelontorkan bantuan kepada Kelurahan Duren Seribu. Kali ini, Wahid Foundation memberikan bantuan berupa makanan tambahan gizi untuk balita di Kelurahan Duren Seribu, dalam rangka mencegah stunting.

Lurah Duren Seribu, Suhendar mengatakan bantuan dari Wahid Foundation ini sangat bermanfaat untuk membantu pihaknya dalam memerangi stunting di wilayahnya.

Kami dapat bantuan berupa paket makanan pendamping untuk menambah gizi balita,” tuturnya, Kamis (26/8).

Suhendar mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan suport Wahid Foundation bagi Kelurahan Duren Seribu, dalam rangka mencegah stunting pada balita yang ada di wilayahnya.

Saya berharap kepada kader PKK di Kelurahan Duser lebih berperan aktif dalam memperhatikan anak Balita yang terkena stunting, dengan demikian semakin banyaknya hubungan kerjasama sosial dengan para stakeholder semakin cepat dalam mengurangi angka stunting di tingkat kelurahan,” ujarnya.

Dia menambahkan, di kelurahan Duren Seribu saat ini jumlah balita yang mengalami stunting sebanyak 27 anak. Menurutnya, hal ini terjadi karena kurangnya asupan makanan bergizi, juga di picu dengan masalah metabolisme ibu saat usia bayi masih dalam kandungan.

Saya harapkan kepada ibu-ibu yang mengandung atau mempunyai bayi balita agar selalu berkonsultasi dengan para kader PKK dan dokter di Puskesmas,”ucapnya.

Lebih lanjut, terang dia, permasalahan stunting ini terjadi akibat ekonomi warga yang lemah. Hal ini bisa dilaporkan kepada kader posyandu dan kader PKK yang nantinya akan di tindaklanjuti untuk mengatasi permasalahan perekonomian , hal ini demi menjaga kesehatan ibu hamil dan balita.

Jika masalah faktor ekonomi yang menghambat memberikan gizi segeralah melapor kepada petugas Posyandu dan kader PKK nanti akan kami tindak lanjuti dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk lebih bekerja dengan baik lagi dalam meperhatikan pertumbuhan balita,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro