Wahid Foundation melaksanakan mitigasi Covid-19 bersama Pokja Damai Kelurahan Pengasinan Kota Depok. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kasus Covid-19 mengalami kelonjakan hampir di semua daerah di tanah air dalam 3 bulan terakhir, tidak terkecuali di desa atau kelurahan dampingan Wahid Foundation dalam Program Desa Damai. Hal tersebut memaksa pemerintah mengambil langkah pencegahan berupa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-4 di Jawa dan Bali.

Merespons hal itu, Wahid Foundation melaksanakan mitigasi Covid-19 bersama Pokja Damai Kelurahan Pengasinan Kota Depok. Kegiatan mitigasi Covid-19 tersebut dibuka secara simbolis dengan  pembagian bantuan berupa sembako, buah-buahan, alat pelindung diri (APD), dan tabung oksigen kepada masyarakat terdampak atau penyintas Covid-19 di Pengasinan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat khususnya kelompok rentan seperti perempuan pada Senin 23 Agustus 2021 di masjid Subulussalam Pengasinan.

Pemberian bantuan dimaksudkan untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan sosial di wilayah Desa atau Kelurahan Damai akibat dibatasinya kegiatan usaha mereka lantaran pandemi yang terjadi. Di luar hal itu, pelibatan Kelompok Kerja (Pokja) dalam mitigasi Covid-19 tersebut dimaksudkan untuk membuat kelompok masyarakat lebih berperan dalam inisiasi  perdamaian, khususnya dalam menangani Covid-19 di lingkungan kampung atau desa mereka.

Direktur Eksekutif Wahid Foundation, Mujtaba Hamdi yang turun langsung dalam mitigasi Covid-19 tersebut menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya Mitigasi Covid-19 dengan melibatkan Pokja Damai Pengasinan dan Tajurhalang adalah untuk menerapkan nilai perdamaian sekaligus keadilan di tengah masyarakat.

“Upaya mitigasi ini kami laksanakan untuk menerapkan nilai Gus Dur di tengah masyarakat, yaitu perdamaian dan keadilan,” Ujar Mujtaba ketika memberikan sambutan dalam pemberian bantuan secara simbolis di Kantor Kelurahan Pengasinan.

Lebih lanjut, Mujtaba menjelaskan perdamaian dan keadilan yang dimaksud adalah pelibatan semua pihak termasuk kelompok rentan seperti perempuan dalam inisiasi perdamaian utamanya dalam konteks penanganan Covid-19 di tingkat lokal.

Sementara, Lurah Pengasinan, Suherman yang turut membuka kegiatan tersebut sangat mengapresiasi upaya mitigasi dan penyerahan bantuan yang dilakukan oleh WF bersama Pokja Damai Kelurahan Pengasinan. Menurutnya, upaya yang diinisiasi oleh WF dan Pokja Damai  merupakan sumbangsih pembangunan yang baik karena juga telah membantu Pemerintah Kelurahan dalam penanganan Covid-19 di Pengasinan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh tim Pokja Damai dan kelompok perempuan yang didampingi Wahid Foundation. Ini menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan program-program kelurahan,” Ujarnya.

Di tempat yang sama, KH. Shonhaji tokoh agama setempat sangat berterima kasih kepada Pokja Damai Kelurahan Pengasinan dan WF karena telah melaksanakan kegiatan tersebut di masjid. Ia berharap masjid akan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang positif bagi masyarakat untuk seterusnya.

“Saya harap Masjid bisa menjadi media sinergitas untuk kegiatan-kegiayan agama dan sosial kemasyarakatan,” Ungkapnya saat memberikan sambutan pembukaan mitigasi Covid-19.

Selain dilaksanakan di Pengasinan, kegiatan mitigasi Covid-19 ini juga akan dilaksanakan di beberapa desa atau kelurahan dampingan Wahid Foundation lainnya di Wilayah Depok, Bogor, Klaten, Sumenep, dan Malang.

Selanjutnya, Wahid Foundation juga akan memberikan dana hibah dan armada mobil ambulan untuk dimanfaatkan Pokja Damai beserta masyarakat lainnya di beberapa desa dan kelurahan seperti Nglinggi Klaten dan Candirenggo Kabupaten Malang  untuk dimanfaat dalam upaya membantu  mitigasi Covid-19. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah