pekerjaan PNS hilang
Ilustrasi

RADARDEPOK.COM – Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengingatkan, ASN atau PNS untuk wajib mengikuti perubahan proses bisnis yang terjadi saat ini

“Ini tidak main-main. Dalam 5-10 tahun lagi, mungkin 75 persen dari profesi yang ada sekarang ini akan lenyap. Bisa 30 persen (tersisa) dan itu juga akan berubah. Akan berevolusi. Yang 70 persennya adalah profesi baru. 70 persen yang tidak digunakan lagi karena tidak ada lagi pekerjaan yang membutuhkan itu, tidak eksis lagi,” ujar dia.

Menurut dia, digitalisasi proses manajemen PNS saat ini sebenarnya sudah tersedia aplikasinya. Dengan begitu, Bima menyebut ada satu profesi PNS yang kini terancam hilang tergerus perubahan zaman.

“Pertanyaan mudah, apakah analis kepegawaian masih dibutuhkan? Kalau tidak dibutuhkan, dia harus bagaimana pekerjaannya?. Dalam benak saya dia akan berubah pekerjaannya menjadi resource consultant in public sector, atau menjadi counseling expert, atau human resource consultant untuk carrier consultant planning,” tuturnya.

Bima menilai, kecanggihan digitalisasi otomatis akan mengambil alih peran seperti yang selama ini dikerjakan PNS di bidang analis kepegawaian.

Tak hanya itu, kehadiran big data juga nantinya akan mencomot fungsi dari sejumlah profesi yang selama ini dikerjakan secara manual.

Oleh karenanya, Bima meminta PNS generasi muda untuk bisa memenuhi kebutuhan kompetensi di masa mendatang seiring dengan kemajuan zaman.

“Untuk PNS yang muda-muda, Anda berada pada suatu masa yang kritis untuk membuka potensi apa yang Anda butuhkan ke depan. Karena tanpa Anda berpikir seperti itu, tanpa Anda mulai mengantisipasi perubahan itu, mungkin pekerjaan Anda akan punah. Tidak dibutuhkan lagi,” imbuhnya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya