sekoper cinta bojongsari
LAUNCHING : Ketua TP PKK Kota Depok Elly Farida, Didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Bojongsari Mayang, dan Camat Bojongsari, Dede Hidayat, sedang mengikuti kegiatan launching Sekoper Cinta di lokasi P2WKSS Kelurahan Bojongsari. INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Warga Kelurahan Bojongsari yang menjadi peserta program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS), mendapatkan pembinaan dari Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) bersama Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida. Pembinaan ini berupa program Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita cita (Sekoper Cinta).

Kepala DPAPMK, Nessi Annisa Handari mengatakan, Sekoper Cinta merupakan upaya Pemerintah Kota Depok dalam meningkatkan peran wanita, baik sebagai ibu ataupun istri dalam keluarga. Program tersebut akan diikuti oleh 100 orang di lokasi P2WKSS Kelurahan Bojongsari.

“Kami menargetkan 100 perempuan binaan di lokus P2WKSS yang akan mengikuti Sekoper Cinta tahun ini,” ujar Nessi, Kamis (26/8).

Dia menjelaskan, peserta Sekoper Cinta akan dibagi menjadi empat kelas dan diberikan pembinaan oleh fasilitator dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok. Dalam pelaksanaannya, protokol kesehatan bakal diterapkan secara ketat dalam kegiatan ini.

“Sekolah akan dilaksanakan dengan delapan kali pertemuan. Di sekolah ini, ibu-ibu akan digali potensinya oleh fasilitator. Lalu akan diberikan ma teri tentang merawat diri, mendampingin anak dan membantu suami agar terwujud ketahanan keluarga,” bebernya.

Semnetara itu, Camat Bojongsari, Dede Hidayat menyambut baik peluncuran Sekoper Cinta di lokasi P2WKSS, Kelurahan Bojongsari. Menurut Dede, program Sekoper Cinta ini mampu meningkatkan wawasan wanita di wilayahnya.

Bagi kader maupun warga binaan di Kelurahan Bojongsari agar mengikuti program ini karena Sekoper Cinta tidak bisa menambah ilmu dan wawasan,” terangnya.

Lebih lanjut, kata dia, Sekoper Cinta ini merupakan program Provinsi Jawa Barat untuk kota dan kabupaten di mana para kader termasuk warga diberikan bekal pendidikan selama tiga hari.

Manfaat dalam program Sekopar Cinta ini adalah cara mendidik anak sehingga anak tumbuh dengan baik, kemudian meningkatkan ketahanan keluarga, kenyaman hingga mencapai keluarga yang harmonis.

Jadi kami imbau kepada para warga dan kader bisa mengikuti pendidikan non formal ini dalam program Sekoper Cinta,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro