IPLT, perusahaan,

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Unit Pelaksan Teknis (UPT) Instalasi Pengolahan Limbah Terpadu (IPLT) Kota Depok bersama pelaku usaha jasa sedot tinja swasta melakukan penandatanganan nota kesepakatan. 

Kepala UPT IPLT Kota Depok, Burhanuddin mengatakan, nota kesepakatan ini berisikan poin – poin yang mengatur kerjasam antara IPLT dengan pengusaha operator sedot tinja swasta yang ada di Depok. 

“Kami sepakat untuk saling bersinergi dalam mengatasi limbah tinja di masyarakat,” kata Burhan, Jumat (17/09) 

Burhan mengungkapkan, dalam perjanjian ini, pihaknya meminta agar setiap operator swasta yang membuang limbah tinjanya di IPLT menyerahkan data penyedotan mereka ke IPLT. Data ini diminta guna merapihkan pendataan keluarga yang sudah melakukan penyedotan tinja, baik dari operator swasta maupun operator dari UPT IPLT itu sendiri. 

“Kalau masalah retribusi itu sudah pasti, karena diatur dalam Perda Kota Depok. Kalau dalam kesepakatan ini, kami menekankan agar swasta mau mrmbagi data mereka keluarga mana saja yang sudah mereka sedot tinjanya,” ucapnya. 

Dia menjelaskan, kesepakatan ini akan membawa keuntungan bagi kedua belah pihak, baik bagi IPLT maupun perusahaan operator tinja swasta itu sendiri. 

“Keuntu bagi mereka berupa promosi kepada masyarakat bahwa mereka sudah terintegrasi dengan kita, kedua kita bisa berbagi tugas penyedotan, jika operator kami sedang keteteran dalam melakukan penyedotan, kami bisa menghubungi mereka untuk melakukan penyedotan,” bebernya. 

Dia menambahakan, dalam penandatanganan kesepakatan tersebut, ada 17 perusahaan swasta yang ikut serta. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan permasalahan sanitasi di Depok bisa ditangani dengan baik. 

“Sanitasi kan berkaitan dengan kesehatan, semakin rutin dilakukan penyedotan akan semakin baik kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya