pelaku UMKM depok
BAHAGIA : Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bersama Lurah Bojong Pondok Terong tengah berswafoto di sela-sela berdagang beberapa waktu lalu. DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Puluhan ribu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Depok memanfaatkan suntikan stimulus Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) selama tiga tahap kurun 2021.

Kepala DKUM Kota Depok, Mohammad Fitriawan mengatakan, sejak Januari sampai September 2021, sebanyak 42 ribu pelaku UMKM telah mendaftarkan diri dalam program insentif dari pemerintah. Selanjutnya, data tersebut langsung dikirim ke Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Republik Indonesia.

“Penetapan penerima kewenangan dari Kemenkop UKM RI. DKUM hanya mendata dan mengusulkan saja, kami juga tidak bisa memastikan siapa yang lolos. Karena itu bukan wewenang kami,” ujarnya kepada Radar Depok, Senin (14/9).

Antusiasme ini, terang dia, tak lepas dari situasi pandemi Covid-19 secara berkepanjangan. Pada BLT UMKM tahap ketiga yang telah ditutup pendaftaran 10 September lalu, jumlah puluhan ribu UMKM ini, didominasi paling banyak di tahap pertama.

“BPUM atau BLT UMKM Tahap pertama itu pendaftaran dibuka April 2021. Kemudian tahap kedua pada Juni, dan terakhir di Agustus dan September 2021 yang ditutup 10 September kemarin,” terangnya.

Sejumlah persyaratan perlu dipenuhi. Antara lain, pelaku usaha mikro tidak sedang menerima kredit usaha rakyat (KUR). Kemudian, sambung Fitriawan, bukan aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, pegawai BUMN maupun BUMD.

“Pendaftar tahap ketiga bulan Agustus 2021 sudah mencapai 1.965 orang dan September sekitar 4000 orang,” bebernya.

Lebih lanjut, Fitriawan menyebut, setelah data pendaftar terhimpun, pihaknya akan mengusulkan ke Kemenkop UKM melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat (Dinas KUK Jabar). Dilanjutkan dengan proses validasi data oleh Kemenkop dan UKM.

“Usai validasi data, adalah proses penetapan penerima bantuan. Bisa di cek pada link e-form BRI, Tiap pelaku usaha akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1,2 juta,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro DKUM Kota Depok, Dewi Indrianti mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ada sekitar 162 ribu pelaku UMKM di Kota Depok. Sementara, setiap tahunnya ada 275 wirausahawan baru yang diberikan pembinaan.

“Dari 2017 sampai sekarang (2021), sudah ada 1.375 pelaku usaha yang sudah kami berikan pembinaan,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Asosiasi UMKM Kota Depok, Indra Rusliawan menuturkan pemberian stimulus bagi pelaku usaha khususnya Depok ini dinilai tepat. Terlebih, kondisi perekonomian masyarakat ditengah pandemi kian merosot.

“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi gerakan pemerintah untuk membantu teman-teman UMKM. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” terangnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro