Gebyar Vaksinasi 11 Kecamatan
PERCEPATAN VAKSIN: Tenaga kesehatan saat melakukan vaksinasi di salah satu Kecamatan di Kota Depok. Pemerintah Kota Depok terus memperluas jangkauan vaksinasi dengan memberi vaksin kepada 63.617 warga Kota Depok. FOTO: DOK. RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK — Pemerintah Kota Depok terus memperluas dan memperbanyak jumlah penerima vaksin. Pada Gebyar Vaksinasi di 11 kecamatan, warga Depok yang telah tervaksin mencapai 63.617 orang.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita menyebutkan, ada peningkatan persentase menjadi 41,58 persen. Diketahui, pada program tersebut pemerintah memasang target sebanyak 67.389 penerima vaksin. Ada sekitar 3.772 penerima yang tidak dapat divaksinasi karena berbagai alasan, terutama kesehatan yang tidak memenuhi syarat ketika proses skrining.

“Bagi yang ditunda nanti akan dilakukan vaksin, tapi tergantung penyebab penundaannya,” ungkap Novarita kepada Radar Depok.

Sesuai data yang terdapat di Dinas Kesehatan, setiap harinya rata-rata pemerintah melakukan vaksinasi sebanyak 12.723 orang meliputi setiap kecamatan di Kota Depok, tentunya dengan jumlah yang berbeda di setiap kecamatannya.

Dilihat dari data yang ada, total yang berhasil divaksinasi setiap kecamatan adalah, Bojongsari 5.796 orang, Sawangan 6.228 orang, Cipayung 5.300 orang, Pancoran Mas 4.954 orang, Beji 5.177 orang, Cinere 5.147, Limo 4.708, Sukmajaya 6.924 orang, Cilodong 5.747 orang, Cimanggis 6.948 orang, dan Tapos 6.686 orang.

“Dari target yang kami pasang, pencapaian vaksin di setiap kecamatan yang berlangsung lima hari sekitar 94,40 persen. Dan ditunda sekitar 5,60 persen,” ucap Novarita yang kini resmi menjabat Kepala BKPSDM Kota Depok.

Nova menuturkan, jika Gebyar Vaksinasi di setiap kecamatan dibantu TNI/Polri, dan pihak lainnya, sangat membantu Pemkot Depok dalam melakukan percepatan dan perluasan vaksinasi agar terbentuk herd immunity. Idealnya 70 persen total penduduk Kota Depok telah menerima vaksin.

“Idealnya segitu. Tapi target kita sebanyak-banyaknya, tetap 100 persen. Pokoknya seluruh warga Depok tervaksin, kecuali yang memang tidak dapat menerima vaksinasi,” tandasnya. (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR