idris tinjau GOR Depok
PANTAU : (Ka-Ki) Walikota Depok, Mohammad Idris bersama pelaksana pembangunan dan Kepala Seksi Pembangunan Gedung Pemerintah dan Fasilitas Publik, Disrumkim Kota Depok, Sriyanto saat meninjau GOR Kota Depok, Selasa (21/9). DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Proyek pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Depok yang berada di kawasan Grand Depok City (GDC), masih terus dilanjutkan. Pada pembangunan tahap kedua ini, progresnya sudah mencapai 77,18 persen.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, seharusnya eskalasi proyek tersebut baru mencapai 61 persen sampai pekan ini. Tetapi, hasil deviasinya justru naik lebih cepat dari yang diperkirakan.

“Alhamdulillah hasilnya baik. Capaian pengerjaan sudah sampai 77,18 persen, melebihi perkiraan prosentasi konsultan pengawas,” ujarnya kepada Radar Depok saat melakukan peninjauan pembangunan GOR Kota Depok, Selasa (21/9).

Menurut Idris, ada dua fokus pengerjaan yang perlu diperhatikan sebelum selesainya sarana olahraga ini. Pertama, pengecoran jalan di area pintu masuk GOR, serta pembangunan jembatan sebagai mobilitas keluar masuk.

Meski begitu, untuk bagian dalam GOR sendiri, diakuinya sudah hampir rampung. Tinggal finishing. Waktu pengerjaan tersisa 52 hari lagi.

Pembangunan sarana olahraga ini ditargetkan selesai pada 10 November 2021 atau bertepatan saat Hari Pahlawan. “Mudah-mudahan bisa selesai tepat pada waktunya,” bebernya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Dudi Mi’raz menerangkan, pada tahap kedua pembangunan GOR tersebut, menelan anggaran sampai Rp11,9 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk beberapa pengerjaan.

“Meliputi struktur lantai dasar sampai lantai dua, dinding lantai dasar- lantai dua, lantai lapangan, tribun, kusen, pintu, dan jendela,” tuturnya.

Lalu ada pemasangan plafon, pengecatan, sanitary, fasad luar dan lain-lain. Lalu, pengerjaan sarana penunjang seperti jembatan, jalan, dan drainase, serta pengerjaan mekanikal elektrikal dan plumbing, instalasi listrik, instalasi penangkal petir, tray cable, instalasi air bersih dan kotor.

“Pembangunan jembatan anggarannya di kami (Disrumkim) tahap satu dan kedua. Bukan di Dinas PUPR, karena jembatan merupakan akses jalan utama dan melekat pada pembangunan GOR,” tutupnya.

Sekedar informasi, pembangunan yang dikerjakan PT Anggadita Teguh itu memiliki nila kontrak sebesar Rp11.941.665.272,50 dan targetnya, rampung sebelum 150 hari kalender terhitung hari pertama pengerjaan.

GOR Kota Depok memiliki luas kurang lebih 4.992 meter persegi. Kapasitas penonton mencapai 950 – 1.000 orang. Sarana olahraga ini juga dilengkapi berbagai fasilitas. Antara lain, lapangan basket, voli, dan bulutangkis. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro