Depok City kalahkan Persitangsel new
PERSIAPAN : Pemain Depok City FC sedang pemanasan saat melawan Persitangsel, di Lapangan POR Pelita Jaya, Jumat (17/9). ist

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pendekar Margonda kembali menunjukan tajinya. Tim julukan Depok City FC itu berhasil menggunduli Persitangsel, 2-0 dalam laga uji coba di Lapangan POR Pelita Jaya, Jumat (17/9). Kemenangan ini sebagai modal Depok City dalam menatap Liga 3 Indonesia yang akan bergulir Oktober mendatang.

Kepada Harian Radar Depok, Ceo Depok City FC, Supari Syahri mengungkapkan, tren positif kembali diraih Depok City saat uji coba melawan Persitangsel. Depok City berhasil unggul 2-0. Tentunya berkat kemenangan ini tim dapat termotivasi memperbaiki segala kekurangan dalam permainan. Gol tercipta dari kaki, Akbar Eka Putra dan Reza Alfariz.

Peforma Depok City selama uji coba masih stabil. Memang ada dua pertandingan uji coba mengalami kekalahan saat melawan Persipura dan PSKC Cimahi,” jelanya kepada Harian Radar Depok, Minggu (19/9).

Dua kekalahan tersebut, kata Ceo, bisa dimaklumi karena beda kelas. Persipura berlaga di Liga 1 Indonesia, sedangkan PSKC Cimahi berlaga di Liga 2 Indonesia. Dia juga merasa sangat senang kendati kalah, hal ini dapat dilihat dari skornya yang tidak banyak kebobolan. Artinya, pemain sangat konsisten dan mampu mempertahankan skor tidak berubah.

Dua pertandingan itu Depok City kalah 0-2,” ujarnya.

Menurutnya, merunut dari jadwal regulasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pusat, Liga 3 Indonesia seharusnya dimulai pada Oktober. Namun, sampai saat ini, pihaknya masih menunggu tanggal pasti dari PSSI Jawa Barat. “Kami masih ingin friendly match sampai pertandingan sesungguhnya di Liga 3 Indonesia,” tuturnya.

Semakin banyaknya agenda persahabatan yang ditempuh para pemain Depok City FC. Diharapkan performa pemain dapat meningkat seiring berjalannya waktu, serta meningkatkan kerjasama tim.

Masih ada ego yang saya lihat, nah itu kan yang harus diperbaiki. Saya selalu mengingatkan bahwa sepakbola itu kerjasama tim,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro