pelatihan guru madrasah
PEDULI PENDIDIKAN : FIFGROUP Peduli saat melansungkan penyuluha kepada 300 guru madrasah yang berlangsung secara virtual.

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Program CSR FIFGROUP Cabang Cinere disalurkan dengan meningkatkan kualitas 300 guru madrasah, yang mengajar di Madrasah yang berada di Kota Depok.

Dengan menggandeng Kementrian Agama Depok serta Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI), penyuluhan berlangsung secara virtual, Kamis (16/09).

Kepala Cabang FIFGROUP Cabang Cinere Bapak Cuk Sugiono menerangkan, bahwa selain menjalankan bisnis, lihaknya juga mempunyai tanggung jawab sosial yang dikemas melalui FIFGROUP Peduli Pendidikan yaitu dengan menyelenggarakan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas guru, dalam hal ini terkait Pendidikan karakter peduli lingkungan.

“Ini bentuk nyata kami dalam tetap bertanggung jawab dalam dunia sosial maupun pendidikan, dengan memperdulikan kualitas dan wawasan guru,” kepada Radar Depok.

Sementara, Ketua DPP HPAI, Sri Nuryati, mengajak peserta, terutama guru dan sekolah untuk mengajarkan serta menjadikan kegiatan di kelas ataupun kegiatan penugasan berbasis lingkungan sebagai upaya dalam membangun karakter peduli berbudaya lingkungan siswa didik.

“Hal ini untuk tetap menyeimbangkan nilai pendidikan, yang dalam hal ini akademis dengan nilai moral yang berbasis lingkungan maupun budaya,” ungkapnya.

Dilokasi yang sama Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Depok, H Ahmad Sadeli menambahkan, jika pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini, yang mengajak guru Madrasah untuk terus meningkatkan profesionalisme, dengan meningkatkan kompetensinya sebagai guru.

Tak hanya itu, para 300 lebih guru juga mendapatkan materi Pengembangan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan yang dibawakan LPMP Provinsi DKI Jakarta, Didang Setiawan.

Ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu kualitas pendidikan di Kota Depok, khususnya pada dunia pendidikan yang berlabel keagamaan, seperti MI dan Tsabawiyah, sehingga jika penerapan PTM dapat berjalan dengan baik dan maksimal.

“Kami mengahdirkan ahli di bidangnya peningkatan kualitas guru. Tenaga pengajar juga harus di lakukan penyegaran wawasan,” tutupnya. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro