siswa baru pakuan

RADARDEPOK.COM, BOGOR – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Pakuan, Bogor mengadakan pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2021 secara daring/online.

Dalam kegiatan yang diadakan pada 17-18 September 2021 tersebut, diikuti 234 mahasiswa baru FKIP Universitas Pakuan. PKKMB FKIP Universitas Pakuan 2021 ini mengusung tema ‘Membentuk Generasi Bermutu, Mandiri, dan Berkepribadian serta Adaptif dengan Revolusi Industri 4.0’.

Dalam sambutan pembukaannya, Dekan FKIP Universitas Pakuan, Dr. Entis Sutisna, M.Pd mengatakan, mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, berpikir logis, memiliki motivasi belajar, berpikir metaforis, selalu memiliki rujukan saat berbicara atau inference, dan mampu mengevaluasi.

“Anda belajar di FKIP ini tujuannya hanya dua yaitu untuk cermat dan bahagia. Orang yang bahagia itu perlu kerja keras, kalau kerja keras itu InsyaAllah akan sukses,” ujarnya.

Lebih lanjut, Entis juga menyampaikan, mahasiswa FKIP perlu memiliki growth mindset yang menjadi faktor keberhasilan untuk berkembang dengan kerja keras, serta memiliki prinsip be better everyday.

dekan universitas pakuan
Dekan FKIP Universitas Pakuan, Dr. Entis Sutisna, M.Pd.

Dalam PKKMB ini juga menayangkan video sambutan yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. Dalam sambutannya, Nadiem mengajak seluruh mahasiswa untuk ambil bagian dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dimana program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama tiga semester, tanpa harus dirugikan oleh aturan yang ada.

“Ada banyak program yang bisa diikuti oleh mahasiswa melalui MBKM tersebut. Mulai dari magang di perusahaan atau organisasi-organisasi sosial, membangun desa, melakukan riset dan mengerjakan proyek kemanuasiaan. Selain itu, mahasiswa dapat merancang dan merintis wirausaha, melakukan pertukaran di dalam maupun luar negeri, atau mengajar di sekolah SD dan SMP melalui program Kampus Mengajar,“ ujar Nadiem.

Selaras dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, FKIP Universitas Pakuan, Sandi Budiana, M.Pd. selaku sekaligus pemateri juga menyampaikan mengenai program – program MBKM yang akan diterapkan pada mahasiswa baru FKIP Universitas Pakuan. Beliau juga memaparkan tahapan akademik serta sistem perkuliahan.

Sedangkan, Asisten Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Lufty Hari Susanto, M.Pd. dalam kesempatannya juga menyampaikan bahwa seorang mahasiswa perlu memiliki kemampuan 4C yang meliputi communication, collaboration, critical thinking, dan creativity. Mahasiswa sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) unggul mendukung peningkatan daya saing bangsa era industri 4.0.

“Peran guru dapat meningkatkan kemampuan teknologi kearifan lokal kompetensi abad 21. Di dunia digital, guru dapat melakukan pemanfaatan teknologi dalam praktik pembelajaran. Mahasiswa memiliki peran menuju pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di era industry 4.0 yaitu dengan peningkatan kapasitas entrepreneurship,” ujar Lufty Hari Susanto, M.Pd..

Kegiatan PKKMB hari pertama ditutup oleh pemateri terakhir yaitu Asisten Wakil Dekan Bidang SDM dan Keuangan Mursidah Rahmah, M.Pd. yang menyampaikan, seorang mahasiswa perlu mengetahui potensi yang dimilikinya. Selain itu, mahasiswa baru dalam menuntut ilmu, agar memperhatikan adab terlebih dahulu baru ilmu.

“Orang dewasa sudah memiliki konsep diri, pemahaman belajar, konsep belajar, orientasi belajar, sehingga dapat mencari bahan belajar yang kreatif,” ujarnya.

Memasuki hari kedua PKKMB, FKIP Universitas Pakuan, para calon mahasiswa mendapatkan materi mengenai implementasi program merdeka belajar dan pembelajaran daring melalui Learning Management System (LMS).

Selain menghadirkan pemateri dari pihak internal kampus, kegiatan PKKMB ini juga dihadiri pemateri yang merupakan Guru Besar bidang Pengembangan Kurikulum, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia yaitu Prof. Dr. Dinn Wahyudin, MA.

Dalam paparannya, Dinn menyampaikan empat tujuan dari program MBKM serta delapan program di luar kampus yang dapat diikuti oleh mahasiswa baru. Di akhir pemaparan beliau juga memberikan pesan-pesan untuk mahasiswa baru FKIP Universitas Pakuan.

“Awali dengan suasana yang baik dan menyenangkan, suka cita, syukur, tulus, tenang, hati damai. Belajar itu tidak hanya kognitif saja, tapi banyak sekali keterampilan-keterampilan yang mendukung. Pendidikan karakter yang terpenting.”ujarnya.

Pemaparan materi terakhir disampaikan Kepala Laboratorium Komputer FKIP Universitas Pakuan, Muhamad Ginanjar Ganeswara, S.Kom., M.Pd. Pemaparan mengenai Learning Management System (LMS) sebagai platform utama yang akan digunakan oleh mahasiswa baru dalam melaksanakan pembelajaran daring. Penyampaian mekanisme Learning Management System (LMS) diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru agar dapat beradaptasi dengan sistem pembelajaran daring di Universitas Pakuan.

Menurut Muhamad , diharapkan mahasiswa baru dapat memperlakukan Learning Management System (LMS) sebagai media sosial di kampus.

PKKMB diakhiri dengan pembacaan janji mahasiswa oleh perwakilan mahasiswa baru dari tiap program studi. Sebelum diakhiri, panitia memberikan apresiasi kepada peserta terbaik selama kegiatan PKKMB ini, yang diraih oleh Bunga Rahayu Iskandar dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

“Bersyukur dan semoga dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya,” ujar Bunga Rahayu Iskandar sebagai peserta terbaik PKKMB FKIP Universitas Pakuan.

Selain peserta terbaik, pada PKKMB ini juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah membuat konten TikTok terbaik yaitu Vigis Qotrun Nanda dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Dengan kategori penghargaan yang diberikan ini menunjukkan bahwa PKKMB FKIP Universitas Pakuan dapat pula meningkatkan kreativitas, keaktifan, dan kepercayaan diri mahasiswa baru. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya