persiapan SKD
TINJAU : Kepala BKPSDM Kota Depok, Novarita, bersama Koordinator Tes SKD CPNS Tilok Kota Depok, BKN Kanreg Wilayah III Jawa Barat saar melalukan monitoring pelaksanaan SKD CASN, di Gedung Balai Rakyat II, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kamis (30/9). DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dua hari menjelang pelaksanaan Tes Seleksi Dasar (SKD) CASN 2021 Kota Depok, yang dimulai pada Sabtu (2/10). Tim Koordinator Titik Lokasi (Tilok) Kota Depok dari Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional (BKN Kanreg) Wilayah III Jawa Barat, menitikberatkan protokol kesehatan sampai sirkulasi peserta.

Koordinator Tes SKD CPNS Tilok Kota Depok, BKN Kanreg Wilayah III Jawa Barat, Herman mengatakan, monitoring kali ini bertujuan untuk memastikan jaringan internet terpasang dengan baik. Serta pengaturan lokasi duduk peserta sesuai dengan protokol kesehatan (prokes).

“Pada H-2 ini kami memastikan jaringan ini sudah terpasang dan jaraknya (tempat duduk antar peserta) sudah memenuhi protokol kesehatan,” katanya kepada Radar Depok, Kamis (30/9).

Herman mengingatkan kepada panitia, agar memperhatikan sirkulasi keluar masuknya peserta. Sehingga, tidak saling berbenturan ketika pelaksanaan SKD berlangsung. “Apalagi kabel-kabel jaringan ini juga perlu diperhatikan agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” bebernya.

Ujian akan dibagi tiga sesi. Setiap sesinya ada 224 peserta dengan durasi 100 menit. Para peserta harus membawa lima persyaratan yaitu kartu peserta, KTP, kartu vaksin, bukti tes antigen, dan deklarasi sehat.

“Untuk alurnya, setiap peserta diperiksa suhu tubuhnya terlebih dahulu, kemudian pengecekan berkas dan menyimpan barang-barang di tempat yang telah disediakan. Lalu, masuk ke ruang steril, registrasi, dan masuk ke ruang tes SKD,” tuturnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Depok, Novarita mengungkapkan, persiapan tilok Depok yang bertempat pada Gedung Balai Rakyat II, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya masih terdapat beberapa perbaikan. Misalnya jarak meja dan kursi yang dinilai masih berdekatan, juga jalur evakuasi yang masih belum disediakan.

“Tempat duduk perlu di atur lagi karena jaraknya masih agak rapat. Untuk persiapan pada H-2 pelaksanaan sudah mencapai 75 persen. Kini sedang proses pemasangan jaringan, untuk menghubungkan laptop atau Personal Computer (PC), yang akan dipakai oleh para peserta ujian metode CAT,” ucapnya.

Dikatakannya, pada lokasi ujian juga disiapkan ruangan khusus bila ada peserta ujian yang suhu badannya melebihi 37,3 derajat celcius. Sebagai bentuk antisipasi untuk memisahkan peserta yang di duga mengalami gejala Covid-19.

“Ada ruangan khusus kita siapkan bagi peserta ujian yang suhu badannya melebihi 37,3 derajat celcius. Tapi semoga pas pelaksanaan tidak ada ya,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro