pemasangan RPID
KERJAKAN: Seorang petugas sedang memasang RFID di sebuah reklame, Jalan Raya Margonda, Kamis (16/9).

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok memasang Radio Frequency Identification (RFID) pada sejumlah reklame. Rencananya, ada 90 Tag RFID yang akan dipasang sepanjang Jalan Juanda dan Jalan Raya Margonda.

Kepala Bidang Pajak Daerah I BKD Kota Depok, Yuli Puspita Anggraini menjelaskan, pemasangan alat ini, dapat mempermudah petugas dalam melaksanakan pengawasan terhadap penyelenggaraan reklame. Untuk pemasangan, akan fokus dilakukan di Jalan Margonda Raya dan Juanda.

“Saat ini, kami tengah fokus memasang RFID di dua titik yaitu Margonda dan Juanda. Karena lokasi itu banyak terdapat reklame-reklame besar di pinggir jalan,” ujar Kepala Bidang Pajak Daerah I BKD Kota Depok Yuli Puspita Anggraini kepada Radar Depok, Kamis (16/9).

Yuli menyebut, pihaknya akan memasang RFID itu selama 10 hari. Mulai dari Selasa (15/9) sampai Sabtu (25/9) dengan target sebanyak 90 Tag RFID sudah harus terpasang.

Mempercepat pemasangan, BKD mengerahkan lima sampai tujuh orang petugas untuk melakukan pemasangan RFID pada reklame yang ada di Kota Depok. Selain fokus di Juanda dan Margonda, tak menutup kemungkinan daerah lainnya juga turut dilakukan hal serupa, khususnya wilayah yang memiliki reklame di toko-toko besar.

Kami menargetkan 90 Tag RFID terpasang. Saat ini sudah terpasang delapan Tag. Jadi petugas di lapangan, dapat melihat langsung data reklame tersebut melalui alat RFID ini, tanpa harus membuka sistem di kantor,” bebernya.

Kata Yuli, alat ini terdiri dari dua bagian yaitu tag metal (penanda pada reklame) dan alat pembaca (RFID) yang dapat membaca data dalam tag dari kejauhan. Lalu, terdapat dua jenis penanda yaitu tag metal dan tag kertas.

“Untuk Tag metal digunakan untuk reklame billboard, videotron, neonbox. Sedangkan tag kertas digunakan untuk baliho,” tuturnya.

Mengenai perawatan atau maintenance, lanjut Yuli, akan dilakukan melalui pemeliharaan aplikasi dan alat secara berkala. Agar, fungsi dari RFID tersebut dapat beroperasi seoptimal mungkin.

“Maintenancenya ada pemeliharaan aplikasi dan pemeliharaan alat secara berjangka dan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro