audiensi pengusaha hiburan
SAMPAIKAN : IPPEH Kota Depok bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Kota Depok, Sri Utomo usai menggelar audiensi, Senin (6/9). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Interaksi Pengusaha Produk Event dan Hiburan (IPPEH) Kota Depok melakukan audiensi bersama Pemerintah Kota Depok dalam menyampaikan aspirasi.

Ketua IPPEH Kota Depok, Taufiqurrahman mengatakan, audiensi yang dilaksanakan di Gedung Balaikota Depok membahas dampak yang dirasakan pemilik usaha event produksi dan musik hiburan akibat dari adanya pandemi virus Korona (Covid-19) dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Semuanya sudah kami sampakan, semoga ada jalan keluar dari Pemerintah Kota Depok,” ujarnya kepada Radar Depok, Senin (6/9).

Taufiq menyebut, sebagai wadah yang sudah terbentuk sejak setahun lalu. IPPEH Kota Depok memiliki anggota 257 owner usaha event dan hiburan. Kini sudah ‘megap-megap’ sampai ada yang menjual tenda, barang-barang usaha, bahkan merumahkan karyawannya.

“Itu baru ownernya saja, belum kru dan lain-lain. Jika ditambah kru dengan rata-rata 20 orang, bisa 1.000 orang yang berkecimpung di bisnis ini,” bebernya.

Sementara itu, Penasehat IPPEH Kota Depok, Ristanto mengungkapkan sesuai dengan arahan Pemerintah Kota Depok, pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan secara online. Hal ini lantaran sesuai Instruksi Kementerian Dalam Negeri (Inmendagri) untuk hajatan pernikahan hanya dihadiri 20 orang atau undangan di dalam tenda dan bergantian menerapkan prokes secara ketat.

“Sudah disampaikan keluh kesah kami. Namun demikian Pemkot Depok akan tetap tunduk kepada pusat. Tadi sarannya kami diminta melakukan kegiatan secara online seperti streaming,” tandasnya. (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya