kecelakaan maut
RINGSEK : Kecelakaan maut terjadi di Tol Cipali KM 74 Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (22/9). IST

RADARDEPOK.COM –  Maut memang tidak mengenal waktu dan tempat. Semoga keluarga yang ditinggal bisa tabah, dan yang meninggal bisa diterima disisi-Nya. Rabu (22/9) dini hari sekira pukul 04:00 WIB, satu rombongan keluarga asal Kampung Baru RT2/7 Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis Kota Depok, kecelakaan di Tol Cipali KM 74 Kabupaten Purawakata. Akibatnya kecelakaan tersebut, kendaraan mini bus Suzuki XL7 B 2935 TRB yang ditumpangi 11 orang, empat diantaranya meninggal dunia.

Peristiwa naas itu bermula, saat rombongan keluarga besar Puryanto (62) hendak pulang, selepas menghadiri kondangan pesta pernikahan keponakannya di Purwodadi, Jawa Tengah. Di perjalanan dari arah Cirebon menuju Jakarta. Di KM 74 Tol Cipali sekitar pukul 04:00 WIB, tiba-tiba kendaaraan yang diisi 12 penumpang bannya  pecah. Kemudi yang dipegang Akmal pun tak bisa dikendalikan, dan menabrak truk yang sedang melaju pelan di depannya. Hingga akhirnya mini bus yang membawa 11 penumpang, terguling dan menewaskan empat orang.

Menurut anak pertama korban Puryanto, Eko Praseyto menuturkan, ayahnya bersama rombongan keluarga besar baru selesai menghadiri pesta pernikahan keponakannya.  “Dalam mobil ada 11 orang, yang meninggal tiga dewasa termasuk ayahnya dan satu balita yang masih berusia satu tahun-an,” ucapnya kepada Harian Radar Depok, selepas menguburkan ayahnya di pemakaman TPU Kampung Baru RT2/7 Kecamatan Cimanggis.

Eko menyebut, empat yang meninggal tersebut yaitu sopir, ayahnya yang duduk di samping supir, serta dua orang yang duduk di bagian tengah. Berdasarkan informasi yang di terima dari rumah sakit. Supir dan ayahnya meninggal di lokasi, dengan bagian pelipisnya sobek, kepala pecah dan pendarahan serta luka-luka.

Lebih lanjut, kata Eko, dua orang di makamkan di Pasar Rebo dan satu orang di makamkan di Semarang. Korban yang lainnya mengalami luka-luka, dan sudah mendapatkan penanganan dari rumah sakit. Saat kejadian dia tidak ada firasat sebelumnya. Tetapi, saat komunikasi Eko melihat sang ayah wajahnya tampak begitu pucat. Almarhum pergi meninggalkan seorang istri, serta dua orang anak, menantu serta cucu.

“Terakhir saya komunikasi sama bapak itu pada Selasa (21/9) sekitar pukul 16.00 WIB, kami video call dan mukanya terlihat pucat. Saya tanya, katanya tidak kenapa-kenapa,” jelasnya.

meningal kecelakaan
BERDUKA : Anak korban kecelakaan Tol Cipali mengantar sang ayah ke peristirahatan terakhir, di TPU Kampung Baru RT 2/7 Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis. LULU/RADAR DEPOK

Penyebab kejadian tersebut, yaitu mini bus menabrak sebuah truk yang sedang melaju pelan di depannya ketika ban mobil pecah. Hingga akhirnya mini bus yang membawa 11 penumpang terguling dan menewaskan empat orang.

Terpisah, Kanit Laka Lantas Purwakarta, IPDA Jamal Nasir mengatakan, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tersebut berawal saat minibus Suzuki XL7 B 2935 TRB yang dikemudikan Akmaludin (50), dengan membawa 12 penumpang melaju dari arah Cirebon menuju arah Jakarta.

“Ketika melintas di TKP mengalami pecah belakang sebelah kiri kemudian hilang ke kiri lajur lambat kemudian menabrak bagian belakang kendaraan jenis truk tidak tercatat Identitasnya,” ucap Jamsir –sapaanya-, pada Rabu (22/9).

Akibatnya, kata dia, satu orang meninggal dunia di TKP, kemudian tiga orang meninggal dunia pada saat perjalanan menuju rumah sakit.

“Sementara delapan orang lainnya mengalami luka luka. Kini seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Abdul Radjak Purwakarta. Total korban meninggal dunia empat orang, luka berat empat orang dan luka ringan empat orang,” tandas Jamsir.

Pantauan Harian Radar Depok, di rumah duka didatangi para pelayat di Gas Alam RT2/7 Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis. Bendera kuning juga telah dipasang di depan gang dan rumah duka. Tak menunggu lama, siang menjelang sore korban Puryanto dikebumikan di TPU Kampung Baru yang dihantarkan sanak saudara dan tetangga. (tul/rd)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah 

Editor : Fahmi Akbar