sandi butar butar damkar depok
Sandi Butar Butar yang merupakan pembongkar kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok.

RADARDEPOK.COM – Seolah kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakatan dan Penyelamantan (Damkar), tenggelam bak ditelan bumi. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok memastikan masih terus mendalami dan akan terbuka, meski tidak ada batas waktu dalam penyelidikan. Hal ini ditegaskan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga Wisnu Murdianto, Rabu (8/9).

“Intinya surat perintah penyelidikan masih belum lewat waktu, tim jaksa penyelidik masih bekerja,” tegasnya kepada Harian Radar Depok.

Menurutnya, masyarakat tak perlu khawatir dengan dugaan korupsi yang terjadi di tubuh Dinas Damkar, sebab dipastikan Jaksa terus berjalan profesional. Jadi perkara ini masih dalam pendalaman Jaksa penyelidik.

Dia juga menekankan, agar masyarakat jangan salah kaprah dengan kehadiran dua pejabat Damkar yang memberikan pendampingan ke Seksi Datun. Itu tidak mempengaruhi penyelidikin dugaa korupsi Damkar. “Jangan disatuin dong Datun dengan Pidsus. Di Pidsus pendampingan, bukan diperiksa,” kata Herlangga.

Sementara, pelapor dugaan korupsi Damkar Depok, Sandi Butar Butar menuturkan, tidak akan pernah mundur dari perjuangan. Sebab apa yang disampaikan dalam laporan semua berdasarkan kenyataan sesuai dengsn bukti. Namun, seluruhnya diserahkan ke Kejaksaan, yang lebih mampu menemukan fakta yang sebenarnya. “Saya berjuang yang benar dan sesuai fakta. Siap bersujud pada aparat hukum untuk menemukan kebenaran,” kata Sandi.

Dia juga mengatakan, telah berkomunikasi dengan Kuasa Hukum Razman Arif Nasution yang tanpa pergerakan secara langsung, tapi masih beri pendampingan. Meski begitu, dia hanya percaya kebenaran akan berpihak padanya, sehingga peran media dinilai sangat pengaruh dalam menemukan kebenaran ini. “Saya selalu minta tolong sama teman media buat selalu follow up, biar kasusnya terus dikerjakan bukan jalan ditempat,” tutup Sandi. (arn/rd)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu 

Editor : Fahmi Akbar