penangkaran ikan
PETANI IKAN HIAS : Salah satu petani ikan hias saat menunjukan budidaya ikan hias jenis predator di kecamatan Tapos, Kota Depok. ARNET/RADAR DEPOK

Kosasih salah satu penggagas Minimaju yang menaungi Petani Ikan Hias jenis Predator di Kecamatan Tapos Kota Depok, telah bergelut dengan dunia semacam ini selama 40 tahun. Dibentuknya komunitas ini agar menjadi wadah para petani ikan hias, khususnya berjenis predator.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM, Pesan Kosasih, lelaki paru baya yang berusia 60 tahun itu, tekun dalam menjalani sesuatu, apalagi dunia bisnis. Soal membudidayakan yang harus dilakukan dengan ketelitian dan kedisiplinan. Karena yang dijadikan objek usaha adalah makhluk hidup, punya naluri dan insting dalam setiap pertumbuhannya.

Lokasi berada di perbatasan Kota Depok dan Cibinong Kabupaten Bogor. Berukuran 10 x 15 meter. Disana berjajar akuarium kecil dengan berbagai jenis ikan hias predator.

“Ada yang namanya mono, blue elektrik, palmas, simson, sampai jenis layang-layang yang diburu penghobi,” katanya sambil memperlihatkan jenis ikan tersebut.

Memang bentuknya terlihat unik dan memanjakan mata, meski jenisnya predator namun bentuk dan ukurannya yang kecil membuat ikan ini membuat siapapun yang melihat terkesima, pantas menjadi buruan para penghobi.

Kata Kosasih, yang kerap dipanggil abah ini, Minimaju selalu berjumpa dalam kesempatan yang tepat, berbincang merawar ikan, memberitahukan pakan murah dan berkualitas, sampai bertukar pembeli. Di wadah itu, para petani selalu berbincang dalam mengembangkan usahanya.

“Kita seperti keluarga, ada yang muda sampai yang tua, seperti saya ini,” lanjutnya sambil tersenyum.

Kini, di Minimaju ada sekitar 15 petani yang aktif berjumpa untuk bertukar pikiran, apalagi ketika pandemi sekarang ini. Mereka lebih sering berjumpa untuk dapat keluar dari kesulitan ini.

Berbagai cara dihimpunnya bersama dengan pasukan petani ikan hias, melalui media sosial dalam pemasaran, menggandeng pemerintah kota untuk memfasilitasi tempat ikan atau wadah budidaya.

“Beruntung pemerintah mau mendukung, kami diberikan rak ikan, aquarium untuk menghemat modal,” tandasnya yang saat itu bersama Agus Ilyasin, salah satu petani ikan hias di Minimaju. (*)

Editor : Junior Williandro