neneng proses cakep
PROSES : Neneng Koiriah (kanan) saat pembukaan pelaksanaan OJT 2 di SDN Cipayung.

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA  – Dalam rangkaian proses menjalani calon kepala sekolah (kepsek), Neneng Khoiriah kini sedang melaksanakan On The Job Training (OJT) 2 di SDN Cipayung.

Neneng menjelaskan, ini adalah salah satu dari empat rangkaian proses sebagai calon kepsek, yakni ada OJT 1, In Sercvice Training (IST) 1, OJT 2, dan terakhir ada IST 2.

“Kegiatan ini serentak dilakukan calon kepsek se-Kota Depok di tempatnya masing-masing. Saya melakukannya di tempat aya mengajar, yakni SDN Cipayung dan tempat magangnya di SDN Sukmajaya 1,” ucapnya.

Neneng menuturkan, sesuai dengan tema yang diusung yang tentang rapot mutu SDN Cipayung 1, dirinya pun mengambil pembahasan tentang memanfaatkan alat peraga dalam meningkatkan mutu kreativitas siswa. Jadi, dalam OJT 2 ini mengajak guru-guru untuk bisa memanfaatkan alat peraga dalam pemberian materi pembelajaran di kelas sesuai dengan tema yang sedang diajarkannya.

“Banyak sekolah yang memiliki alat peraga untuk membantu dalam memberikan materi pembelajaran. Tetapi, tidak semua guru memanfaatkan alat peraga tetrsebut. Oleh karena itu, didakan pelatihan dahulu tentang bagaimana mengoperasikan alat peraganya,” tuturnya.

Neneng menjelaskan, karena sejatinya untuk menciptakan siswa yang kreatif, harus ditunjang dengan guru yang kreatif pulu. Dengan alat peraga, maka daya imajinasi siswa akan lebih terbuka, dan bisa lebih memahami tema yang diajarkan gurunya.

“Banyak hal yang mempengaruhi daya kreatif siswa, terutama pengaruh dari orang-orang sekitarnya. Harus ada pembiasaan untuk siswa berfikir yang inovatif dan bersolusi,” jelasnya.

Selama Neneng menjalani proses calon kepsek, ada  dua mentor yang mendampingi, yakni Amaliah Kusuma yang merupakan Kepala SDN Cipayung dan Kokom Komala yang kini menjadi Kepala SDN Sukmajaya 1. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya