jalan margonda
SAMBUT GANJIL GENAP: Suasana arus lalu lintas di Jalan Margonda Depok sebelum diberlakukannya Ganjil Genap. FOTO : DANA / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok nampaknya belum tertarik dengan ide Satlantas Polrestro Depok, yang ingin menerepakan ganjil genap di Jalan Margonda Raya. Hal ini terungkap dari reaksi Walikota Depok Mohammad Idris yang merasa Depok belum memerlukan adanya ganjil genap, setelah mengikuti Rapat Paripurna di kantor DPRD Kota Depok, Selasa (21/9).

Idris mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dan memertimbangkan berbagai aspek jika harus menerapkan ganjil genap di perlintasan kendaraan, yang hilir mudik di jalur utama Kota Depok. “Kota Depok sendiri saat ini kita masih konsultasi dengan kepolisian dan konsultannya. Masih belum ada keputusan kapan bisa diberlakukan ganjil genap,” ujar Idris, Selasa (21/9).

Dia mengungkapkan, pihaknya harus benar – benar memastikan kebijakan ganjil genap ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, sebelum menerapkannya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya dampak lain dari penerapan program tersebut.  “Karena dampaknya itu kan ke jalan-jalan akses ke Jalan Margonda. Jadi belum dapat dipastikan Oktober dilakukan ganjil genap,” bebernya.

Terpisah Kasat Lantas Polrestro Depok, AKBP Andi Indra Waspada mengatakan, Kota Depok sedianya akan menerapkan ganjil genap di kawasan Jalan Margonda. Nantinya penerapan tersebut akan diberlakukan pada setiap akhir pekan saja. Sejauh ini, pihaknya telah melakukan survei di sejumlah titik dan studi banding ke Polda Metro Jaya guna memantapkan sistem Ganjil Genap agar berjalan dengan baik.

“Nanti rencananya untuk ganjil-genap sendiri dilaksanakan di hari weekend, Sabtu dan Minggu,” ujar AKBP Andi.

Selain dapat mengurai kemacetan, AKBP Andi mengatakan kebijakan itu juga dilakukan demi menekan mobilitas warga dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19. Yang jelas berkaitan dengan PPKM level 3, kemudian juga berkaitan dengan meningkatnya traffic ataupun arus lalu lintas di hari weekend, sasarannya roda empat.

“Minimal bisa mengurangi kepadatan. Berdasarkan data dan hasil survei dengan beberapa daerah yang sudah menggunakan ganjil-genap, terbukti bisa menurunkan kepadatan arus lalu lintas,” terangnya.

Nantinya jika sudah mantap, kebijakan ganjil genap akan diterapkan pada awal Oktober mendatang.

“Rencananya insya Allah dalam awal bulan depan, akan kita laksanakan Ganjil Genap di Jalan Margonda. Tahapan sekarang ini, kemarin kami sudah rapat koordinasi dengan instansi terkait dan kami sudah tentukan titik-titik lokasinya di Jalan Margonda,” imbuhnya.(dra/rd)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Fahmi Akbar