Ketua DPP PPP/Ketua Umum PP GPK, Andi Surya Wijaya Ghalib dukung PTM Terbatas di Depok. FOTO: ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK –Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Andi Surya Wijaya Ghalib mengutuk keras aksi penyerangan terhadap tokoh agama atau ustadz  yang belakangan ini marak terjadi di tanah air.

“Saya atasnama pribadi dan DPP PPP mengutuk keras aksi kekerasan yang menimpa guru-guru kita, tokoh agama atau ustadz di beberapa daerah,” kata Andi kepada Radar Depok, Selasa (21/09).

Putra mantan Jaksa Agung RI, Letnan Jenderal (Pur) TNI Andi Muhammad Ghalib ini pun meminta aparat keamanan segera mengusut tuntas dan memberikan perlindungan serta jaminan keamanan bagi para tokoh agama tersebut.

“Tidak hanya melakukan aksi penyerangan, bahkan di Tangerang ada ustadz kita tewas ditembak orang tidak dikenal, yang terbaru ada ustadz kami di Batam diserang saat ceramah. Ini perlu mendapatkan perlindungan dan jaminan keamanan bagi tokoh agama kita,” tutur Andi Surya.

Andi Surya yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) ini pun mendesak aparat kepolisian bergerak cepat, tidak hanya mengamankan pelaku, tetapi juga menemukan otak penyerangan tersebut.

“Indonesia ini negara yang mengamini kemajemukan. Ada enam agama yang diakui di Indonesia. Jangan sampai simpul kebhinekaan rusak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab seperti ini. jika sudah tertangkap, kami minta dihukum seberat-beratnya,” tegas Andi Surya.

Andi Surya pun meminta agar masyarakat tidak terpancing dan khawatir berlebihan terkait insiden penyerangan tokoh agama. Sebab, dia meyakini pemerintah, dalam hal ini dari instansi keamanan baik TNI maupun Polri akan bekerja semaksimal mungkin mewujudkan keamanan dan ketentraman di lingkungan.

“Kami percaya, baik TNI maupun Polri segera bertindak. Dan kami harap, tidak ada lagi insiden serupa di daerah manapun. Semoga Allah senantiasa melindungi kita dan guru-guru kita saat beraktivitas,” pungkas Andi Surya. (cky)

 

Editor : Ricky Juliansyah