penusukan tni ad
PENUSUKAN TNI : Pelaku penusukan TNI AD di Harjamukti atas nama Ivan Victor Dethan saat digiring ke ruang Sartreskrim usai melangsungkan Konfrensi Pers di halaman Polres Metro Depok, Jumat (24/9). FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Teka-teki siapa pembunuh anggota TNI AD Sertu Yordan Lopo, di Jalan Patoembak Kelurahan Harjamukti, Cimanggis Kota Depok terungkap kurang dari sehari. Jumat (24/9), Polrestro Depok berhasil meringkus pelaku Ivan Victor Dethan, di Pasar Minggu Jakarta Selatan.

“Pelaku berhasil diringkus di daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan, atas nama  Ivan Victor Dethan alias Ivan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno kepada Harian Radar Depok, Jumat (24/9).

Pelaku telah melanggar pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP yang mana telah menghilangkan nyawa seseorang, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Menurutnya, kejadian ini terdapat dua korban yang menglami luka tusukan. Atas nama Yordan Lopo diketahui meniggal dunia karena ditikam pada bagian dada sebelah kiri, lalu korban kedua atas nama Adam Y Sesfao yang mengalami luka di bagian paha kanan bagian atas. “Pelaku mengakui kalau motifnya karena emosi hingga spontan melakukan penusukan terhadap korban,” tambahnya.

Adapun barang bukti yang diamankan, pakaian milik pelaku saat melakukan pembunuhan serta telepon genggam. Untuk barang bukti pisau yang digunakan pelaku masih dalam pencarian kepolisian.

Yogen menjelaskan, kronologis kejadian berawal, ketika rekan pelaku bernama Majer bersitegang dengan Adam karena knalpot yang digunakan Majer mengganggu dan ditegur. Namun Majer tidak terima atas teguran yang dilayangkan Adam. Namun, atas kejadian tersebut, korban Yordan didatangkan untuk melakukan upaya damai. Tapi Majer tidak terima dan pergi memanggil rekannya yang berjumlah sekitar enam orang.

“Saat itu mau ada upaya damai, tapi rekan Majer yang bernama Ivan sebagai pelaku, langsung menusuk Adam dibagian paha, hingga Adam berlari,” jelas Yogen.

Ketika penusukan terjadi, korban Yordan mendekat untuk melakukan perdamaian. Tapi secara spontan pelaku Ivan langsung menusuk korban Yordan di bagian dada sebelah kiri, tepat di jantung hingga menyebabkan korban Yordan meninggal dunia. “Jadi pelaku mengatakan secara spontan menusuk korban Yordan karena solidaritas,” lanjutnya.

Saat digiring ke ruang Satreskrim Polres Metro Depok, pelaku Ivan menerangkan, tidak mengenal korban Yordan. Pelaku hanya diajak Majer karena bentuk solidaritas.

“Saya tidak kenal korban, saya spontan menusuk korban,” katanya kepada Radar Depok.

Saat kejadian penusukan, pelaku mengaku dalam keadaan sadar dan tidak dibawah pengarus minuman keras. Dirinya juga meminta maaf kepada kesatuan TNI dan keluarga atas perbuatannya.

“Saya minta maaf kepada bapak TNI dan keluarga korban. Saya tidak mabuk, saya sadar,” tambahnya sambil berjalan ke ruang Satreskrim.

Sebelumnya, pada Kamis 23 September 2021 warga menemukan jasad yang diketahui merupakan anggota TNI, Sertu Yordan Lopo dari Kesatuan Menzikon Puziad. Jasadnya ditemukan di semak-semak, Jalan Patoembak, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. (arn/rd)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Fahmi Akbar