peringatan hari aksara internasional
FOKUS: Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah tengah memberikan sambutan pada Semarak Hari Aksara Internasional 2021 secara virtual, Jumat (10/9)

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Read Aloud Depok bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok menggelar Semarak Hari Aksara Internasional 2021 secara virtual. Puluhan anak-anak berkreasi melalui cerita.

Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah mengatakan, Semarak Hari Aksara Internasional atau International Literacy Day yang diperingati setiap tanggal 8 September adalah sebuah momen penying bagi masyarakat dunia. Guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dan melek huruf.

“Hari Aksara Internasional pertama kali digagas pada Konferensi para Menteri Pendidikan se-dunia tentang Pemberantasan Buta Huruf yang diadakan di Teheran, Iran pada tahun 1965,” terangnya dalam kegiatan virtual tersebut, Jumat (10/9).

Siti melanjutkan, di tahun berikutnya, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan dan mendeklarasikan Hari Aksara Internasional jatuh pada 8 September 1966. Tujuannya untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya literasi sebagai masalah martabat dan hak asasi manusia.

Dirinya turut mengapresiasi langkah kepedulian Komunitas Read Aloud Kota Depok yang telah menggagas peringan Semarak Hari Aksara Internasional di tahun ini. Tentunya, ini akan jadi catatan sejarah dalam Gerakan literasi di Kota Depok.

“Atas nama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok, saya ucapkan selamat kepada Komunitas Read Aload Kota Depok selaku penyelenggara acara yang luar biasa ini, saya sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras kakak-kakak,” bebernya.

Sementara itu, Bunda Literasi Kota Depok, Elly Farida menuturkan jika anak-anak Indonesia, khususnya Kota Depok harus terus aktif dan kreatif di masa pandemi. Meluangkan waktu untuk melestarikan budaya literasi selama di rumah. “Anak-anak harus tetap aktif dan kreatif di masa pandemi. Mereka harus lebih sering membaca dan menulis di rumah,” tuturnya.

Dikatakan Elly, anak-anak diharapkan dapat fokus pada cita-cita dan tujuan mereka ke depan. Bersama dengan bimbingan orang tua serta guru, sehingga dapat bermanfaat bagi sekitarnya.

“Kemudian, menjalankan tugas sesuai kemampuan atau terukur. Serta pintar memanfaatkan waktu dengan mengisi kegiatan menulis dan membaca,” ucapnya.

Kata Elly, dalam setiap kegiatan dan aktivitas, anak-anak harus selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat (prokes). Bila tak ada keperluan mendesak, orang tua perlu memantau anak agar tetap berada di rumah. “Jika keluar rumah harus memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sukses untuk anak-anak smart dan hebat,” tandasnya.

Sekedar informasi, acara ini diisi oleh sejumlah rentetan kegiatan menarik. Seperti bercerita dengan suara nyaring dengan membaca elektronik book (e-book), hadir pula beberapa anak yang telah memiliki karya buku di usia dini, dan lainnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro