qonita di dewan
Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Lutfiyah meminta persiapan PTM Terbatas dapat maksimal.

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sudah dilaksanakan di sejumlah daerah. Untuk Depok sendiri baru akan dimulai 4 Oktober mendatang. karenanya, Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah mengingatkan Pemkot Depok, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok dan pihak sekolah menyiapkan dari hulu hingga hilir dengan baik, agar tidak ada penularan Covid-19 saat kegiatan berlangsung.

“Harus dipersiapkan dengan matang. Memang sudah mau ke level 2. Tapi, jika kita abai satu poin saja, bisa menjadi pemicu third wave atau gelombang ketiga Covid-19,” tutur Qonita kepada Radar Depok, Senin (27/09).

Sehingga, politikus perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini meminta agar Disdik Kota Depok dapat berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kota Depok dan juga pihak sekolah untuk menyusun formula persiapan, pelaksanaan dan pengawasannya.

“Dari segi kesiapan pengajarnya, sudah tervaksin kah. Tapi, saya yakin kalau vaksinasi, karena Pemkot Depok tengah menggencarkan vaksinasi dengan Gebyar Vaksinasi di tingkat kecamatan. Bahkan sudah merambah ke tingkat RW,” kata Qonita.

Selain itu, kesiapan fasilitas berkaitan dengan Covid-19 di sekolah, baik penataan jarak kursi, pengaturan jadwal masuk siswa, ketersediaan tempat cuci tangan, handsanitizer, masker, termo gun dan juga penyemprotan desinfektan secara berkala.

“Yang tidak kalah penting adalah pengawasan secara berkala. Nah, di sini perlunya kolaborasi dan komunikasi yang baik antara Disdik, sekolah dan Satgas Covid-19 Kota Depok. juga kepada para orang tua, harus lebih berperan aktif dalam pengawasan anak-anaknya,” tegas Qonita.

Qonita mengungkapkan, jika tidak ada aral melintang, PTM di Depok akan dimulai 4 Oktober. Dan, Disdik Kota Depok akan menyelenggarakan simulasi Pembelajaran PTM Terbatas selama dua hari yakni pada 28-29 September 2021.

“Simulasi PTM terbatas ini untuk jenjang pendidikan tingkat SD dan SMP,” ujarnya.

Qonita yang juga Ketua DPC PPP Kota Depok ini berharap agar PTM dapat berjalan dengan lancar dan terhindar dari penularan Covid-19. Sebab, siswa sudah merindukan kegiatan belajar mengajar (KBM), di mana sudah hampir satu setengah tahun lebih melakukan pembelajaran secara daring.

“Bukannya saya bilang belajar daring itu tidak baik. Tapi, akan lebih efektif ketika ada PTM, dan itu yang dirindukan anak-anak kita, generasi penerus bangsa,” ucap Qonita.

Putri ulama karismatik ini juga berharap, agar hal tersebut berlaku terhadap Pondok Pesantren, meski kewenangannya ada di Kementerian Agama (Kemenag)

“Terlebih sudah ada Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019, tentang Pesantren dan juga Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021  tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren, Pemkot Depok harus melihat ini juga,” pungkas Qonita. (cky)