Imam Budi pantau RSUD wilayah timur
KUNJUNGI : Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono saat meninjau pembangunan RSUD Wilayah Timur, Kecamatan Tapos, Senin (13/9). DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wilayah Timur kini tengah dalam pembangunan tahap kedua. Di tahun ini, pengerjaan lebih difokuskan kepada Mechanical Electrical dan Plumbing (MEP).

Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menjelaskan, meski di tengah wabah Covid-19, progres pengerjaan pembangunan tahap kedua ini akan terus dilanjutkan. Terlebih, saat ini pihaknya akan fokus MEP, yaitu pengerjaan yang berfokus pada aspek desain dan konstruksi bangunan, khususnya kelistrikan.

“Mudah-mudahan beberapa bulan ke depan bisa lebih baik lagi sehingga capaian di bulan Desember bisa selesai (pembangunannya),” ujarnya saat meninjau pembangunan RSUD Wilayah Timur, Senin (13/9).

Disamping MEP, aspek manajemen organisasi kerumahsakitan serta peralatan medis turut disiapkan. Diharapkan, pada 2022 RSUD Wilayah Timur ini sudah bisa beroperasi secara penuh.

Menurut Imam, secara keseluruhan bangunan tersebut sudah berdiri kokoh dan baik. Keberadaannya akan bermanfaat untuk masyarakat yang berdomisili di Timur Kota Depok untuk mendapatkan fasilitas kesehatan.

“Dengan adanya RSUD Wilayah Timur akan memudahkan akses warga, jadi tidak perlu jauh lagi ke RSUD Sawangan,” bebernya

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Tata Bangunan, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok, Suwandi menyebut, saat ini pihaknya sedang menunggu kedatangan fasilitas penunjang yang sudah dipesan sejak beberapa bulan lalu. Meliputi, lift, AC, dan lain sebagainya. “Di akhir November target 90 persen pengerjaan, dan dua minggu di bulan Desember pengerjaan rampung,” tuturnya.

Perlu diketahui, pada rancangan bangun RSUD Depok wilayah timur berdasarkan APBD Provinsi Jawa Barat, anggarannya sebesar Rp111 miliar.

Nantinya, RSUD Depok wilayah timur akan memiliki delapan lantai. Dengan rincian, lantai satu sebagai ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat jalan. Kemudian lantai dua dan tiga adalah ruang pelaynan. Lantai 4 dan lima sebagai ruang rawat inap.

Kemudian, terkait ketersediaan kamar kelas satu ada sebanyak delapan kamar. Kemudian ketersediaan kelas dua ada 18 kamar, dan ketersediaan kelas tiga ada sebanyak 60 kamar. Khusus ruang VIP, RSUD Depok wilayah timur nantinya akan memiliki dua kamar. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro