pelatihan satgas PGS
LATIH : Pelatihan Satgas dan Kelompok Kegiatan (Poktan) Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT). LULU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, PASIR GUNUNG SELATAN – Selama tiga hari, anggota Satgas dan Kelompok Kegiatan (Poktan) Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis, mendapatkan pelatihan.

Sekretaris Kelurahan PGS, Tri Sakti Anggoro mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan setelah beberapa hari lalu dilakukan pembentukan, serta adanya pengukuhan 15 Poktan di tiap RW.

Pelatihan yang dilaksanakan sejak Selasa (7/9) hingga Kamis (9/9). Menghadirkan pemateri dari DPAPMK, UPTD PPA, serta Kepolisian,” tuturnya kepada Radar Depok, Selasa (7/9).

Sakti mengatakan, Poktan ini dibentuk sebagai salah satu upaya dalam menjalankan amanat UU No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

“Karena berdasarkan data 2020, kasus KDRT di Kota Depok kian meningkat. Sehingga dengan di bentuk Poktan diharapkan bisa menjangkau lebih dekat, menyentuh, mendengar, serta membantu melakukan pendampingan kepada masyarakat maupun penyintas KDRT di wilayah tugas masing-masing,” ucapnya.

Pelatihan ini, lanjut dia, juga bertujuan sebagai acuan ilmu untuk para anggota, dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai Satgas dan Poktan PKDRT.

Diharapkan, ilmu yang didapat dalam pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan bagi Satgas dan Poktan dalam menjalankan tugasnya di masing-masing wilayah,” tandasnya

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender DPAPMK Kota Depok, Bety Setyorini menuturkan, nantinya para peserta yang merupakan Satgas dan Poktan akan diberi kemampuan memetakan daerah rawan KDRT berdasarkan tingkat kasus.

Kemudian, sambungnya, untuk membedakan intervensi penanganan jika kasus hijau, bisa diselesaikan oleh Poktan dan Satgas secara kekeluargaan. Bila kuning, perlu dirujuk. Sementara merah, harus dirujuk atau tidak boleh ditangani sendiri di tingkat Satgas dan Poktan. karena memerlukan penanganan medis, psikolog, atau bantuan hukum.

“Selain itu, peserta dibekali pemahaman terkait struktur dan tugas Satgas PKDRT dari tingkat kota sampai Poktan tingkat RW,” terangnya.

Disisi lain, narasumber pelatihan dari Polsek Cimanggis, Briptu Lia Novianti menyatakan, peserta turut dibekali kemampuan prosedur pelaporan dan pendampingan kasus KDRT ke pihak berwenang. (rd/tul)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Junior Williandro