akan ada sosialisasi
CEGAH KDRT : Lurah Pasir Gunung Selatan (PGS), Supriyatun membuka acara roadhsow sosialisasi PKDRT dan TPPO.

RADARDEPOK.COM, PASIR GUNUNG SELATAN – Satgas Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS) adakan roadshow sosialisasi Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Rencananya, kegiatan ini dilaksanakan ke 15 RW yang ada di wilayahnya.

Lurah PGS, Supriyatun menerangkan, kali ini dilakukan pembukaan sosialisasi PKDRT dan TPPO, sebagai langkah awal untuk roadshow ke tiap RW.

“Setelah Satgas dan Kelompok Kegiatan (Poktan) PKDRT diberikan pelatihan beberapa waktu lalu, kini giliran mereka turun ke masyarakat untuk mengadakan sosialisasi,” ucapnya kepada Radar Depok, Minggu (26/09).

Dirinya menyebut, ini sebagai upaya bersama mencegah terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta TPPO, dan menuju keluarga yang harmonis.

Dalam kegiatan ini, dihadiri pula oleh Satgas PKDRT Kelurahan, serta Poktan setiap RW untuk memberikan arahan dan motivasi baik kepada RT, RW, maupun warga di wilayah kerjanya.

“Selain itu, Babinkamtibmas PGS Mulyono, juga hadir untuk menjelaskan mekanisme pelaporan kasus KDRT di wilayah,” jelasnya.

Sementara, Ketua Satgas PKDRT Kelurahan PGS, Robiyatun mengatakan, ini merupakan  tanggung jawab Satgas untuk menularkan pengetahuan yang sudah mereka dapat dari pelatihan.

“Saya sebagai Satgas merasa sangat terbantu sekali. Sudah lama kami merencanakan untuk roadshow ke setiap RW yang ada, tetapi baru dapat terlaksana. Alhamdulillah kelurahan juga sangat mendukung, bahkan memfasilitasi acara roadshow ini. Semoga melalui roadshow ini dapat mencegah terjadinya KDRT di wilayah PGS,” terangnya.

Terpisah, Kabid Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender DPAPMK Kota Depok, Bety Setyorini menyambut baik, Kelurahan PGS sudah langsung followup kegiatan pencegahan KDRT di wilayahnya.

“Lurah dan aparatnya sangat responsif membaca situasi baik secara nasional maupun di daerah secara umum. Tingkat kekerasan dalam rumah tangga yang cenderung meningkat di masa pandemi covid-19 ini,” jelasnya.

Dimulai dari penguatan kelembagaan Satgas dan poktan PKDRT melalui rakor dan peningkatan kapasitas anggota dengan pelatihan, dilanjutkan roadshow penyuluhan pencegahan ke tingkat RW.

“Kami berharap kelurahan-kelurahan lain di Depok dapat melakukan hal yang sama, agar masyarakat makin melek informasi dan paham tentang pencegahan, penanganan, hak korban dan  konsekwensi pelaku KDRT. Hal ini sebagai bentuk upaya bersama pemerintah dan masyarakat dalam penguatan ketahanan keluarga di Kota Depok salah satunya melalui pencegahan  KDRT,” tandasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya