lanjutan sidang babi ngepet
SIDANG BABI NGEPET : Kedua saksi kunci perkara babi ngepet penyebar berita hoax saat hadir dalam agenda sidang mendengarkan pernyataan saksi kunci di Ruang Sidang Kantor Pengadilan Negeri, Selasa (28/9). ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Jaksa Penuntut Umum (JPU) hadirkan dua saksi kunci perkara penyebaran berita hoaks babi ngepet, dalam sidang lanjutan ketiga, di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Depok, Selasa (28/9).

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, Andi Rio Rahmat menerangkan, dua yang hadir dalam persidangan, Eka Rizky dan Adi Firmanto. Keduanya menjadi saksi kunci tentang perbuatan Terdakwa dalam melakukan aksi berita bohong soal babi ngepet.

“Atas pengakuan saksi Eka Rizky, Terdakwa memerintahkan saksi Eka mengambil babi yang di pesan Terdakwa,” terangnya.

Dilanjutkannya, saksi kedua, atas nama Adi Firmanto diketahui dari keteranganya, diminta Terdakwa menyerahkan uang untuk ritual, namun ternyata uang tersebut digunakan untuk membeli babi tersebut.

Dari pantauan yang dilakukan Radar Depok di ruang persidangan, Jaksa Alfa Dera menunjukan alat bukti komunikasi whatapp terkait perbuatan terdakwa Adam dalam menyusun skenario penangkapan babi serta keterangan terdakwa mengomandoi penangkapan babi.

“Jadi dalam komunikasi WhatsApp itu, Terdakwa memerintahkan 4 orang yang menangkap babi kumpul di satu titik dengan telanjang bulat. Nah, saksi Adi juga berperan memegang baju dan celana 4 orang yang menangkap babi tersebut,” ungkap Rio.

Perbuatan Terdakwa membuat bingung saksi Eka Rizky, sebab usai menyerahkan babi ngepet yang diambil di kawasan puncak dan diserahkan pada Terdakwa di depan kediamannya atas dasar perintah Terdakwa, ternyata babi tersebut diumumkan Terdakwa sebagai babi ngepet yang telah berasal ditangkap.

“Sidang akan selannutnya kembali digelar pada tanggal 5 Oktober mendatang,” tambah Rio.

JPU mendakwa Terdakwa dengan Pasal 14 Ayat (1) atau Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Adam didakwa menyebarkan berita bohong dan menyebabkan keonaran di masyarakat.

Diketahui, dalam sidang perkara babi ngepet penuebar berita bohon dengan dipimpin M. Iqbal Hutabarat sebagai Ketua, dan Yuanne Marrieta serta Darmo Wibowo Mohammad sebagai hakim anggota. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro