Dinkes Nakes Depok Rekrutmen
TESTING: Ilustrasi tenaga kesehatan tengah melakukan pemeriksaan Swab Antigen dan PCR bagi kontak erat, dan suspek di Puskesmas Mampang, Senin (12/7). FOTO: DAFFA SYAIFULLAH/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Kesehatan Kota Depok telah merekrut 30 orang terdiri dari tenaga kesehatan dan admin untuk ditempatkan pada puskesmas. Puluhan orang tersebut akan bertugas membantu menangani Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita yang kini menjabat sebagai Kepala BKPSDM Kota Depok mengatakan, perekrutan tenaga kesehatan (Nakes) tersebut, telah digelar sampai tiga kali. Hal ini disebabkan banyaknya nakes yang telah lolos dikesempatan sebelumnya memutuskan untuk resign.

“Mungkin karena gak sesuai ekspektasi ya. Bisa jadi karena jarak antara rumah dengan puskesmas terlalu jauh, atau dikiranya santai, ternyata nggak,” ujar Novarita kepada Radar Depok saat ditemui di Lantai 3 Gedung Dibaleka II, Rabu (8/9).

Novarita menyebut, antusiasme pendaftar terbilang cukup banyak pada tahap ketiga ini. Tercatat, ada 600 orang terdiri nakes maupun admin yang mendaftarkan diri sampai penutupan pendaftaran 29 Agustus 2021.

Ratusan pendaftar tersebut harus mengikuti dua tahapan seleksi lainnya meliputi seleksi berkas, ujian tulis, dan wawancara. Dari 600 pendaftar, hanya terpilih 30 orang saja. “Animo masyarakat banyak juga yang mendaftar. Dari 600 kemudian tersaring 300, lalu dipilih 30 orang, mereka ini tenaga honorer kontrak tiga bulan,” bebernya.

Selain itu lanjutnya, mereka telah mendapatkan pembekalan pada Senin (7/9), nantinya dapat bertugas di puskesmas yang telah ditentukan. Setiap bulannya, puluhan orang yang lolos tersebut sudah mulai bertugas.

“Mulai selasa kemarin mereka sudah bertugas menangani Covid-19, testing, tracing, dan treatment (3T). Sebetulnya Kota Depok membutuhkan 135 orang di 27 puskesmas, terdiri dari lima orang di tiap puskesmasnya,” tuturnya.

Nova berharap para peserta yang lolos punya komitmen sehingga Dinkes Kota Depok tidak perlu menggelar kembali rekrutmen dan pembekalan. Untuk meningkatkan 3T sehingga berjalan dengan baik.

“Dan komitmen melaksanakan tugasnya apa yang menjadi target kita untuk meningkatkan testing tracing itu berjalan. Dengan tracing yang tinggi bisa semakin banyak org yg kita tau statusnya. Jika sudah tau statusnya maka kita bisa lakukan intervensinya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Enny Ekasari menuturkan pihaknya membuka kesempatan bagi tenaga kesehatan yang tertarik menjadi tenaga 3T. Melalui tahap empat open rekrutmen. “Tahap ketiga sudah selesai. Sekarang yang tahap keempat (dimulai),” tandasnya.

Perlu diketahui, mulai Rabu (8/9) Dinas Kesehatan Kota Depok kembali membuka pendaftaran atau rekrutmen bagi tenaga kesehatan tahap 4 untuk puskesmas. Pendaftaran dibuka selama dua hari sampai Kamis (9/9). (rd/daf)

 

Jurnalis: Daffa Syaifullah

Editor: M. Agung HR