limo pelatihan umkm
DAPAT ILMU : Lurah Limo, AA Abdul Khoir didampingi Kasi Ekbang Kelurahan Limo, Avi Yufrida Habsari saat memberikan sambutan setelah pelatihan pemanfaatan limbah rumah tangga, Rabu (29/9). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kelurahan Limo, bakal tambah mahir lagi dalam pengolah dan mengemas produknya. Selama tiga hari, puluhan UMKM Limo diajak dapat mengolah  pangan produk lokal dan pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi barang bernilai ekonomis. Penyaluran ilmu ini merupakan pelaksanaan gelombang kedua yang digagas Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Limo.

Lurah Limo, AA Abdul Khoir mengapresiasi, antusias para pelaku UMKM  mengikuti pelatihan gelombang kedua yang rencananya akan dihelat selama tiga hari. “Seperti pada pelaksanaan pelatihan gelombang pertama, para peserta pelatihan tampak begitu antusias. Salut buat para peserta pelatihan,” singkat lurah, kepada Harian Radar Depok, Rabu (29/9).

Kasi Ekbang Kelurahan Limo, Avi Yufrida Habsari mengatakan, seperti pada pelaksanaan pelatihan gelombang pertama, jumlah peserta sebanyak 30 orang. Dan materi pelatihan menurutnya juga sama  dengan materi pelatihan gelombang pertama. “Alhamdulillah kami sudah merampungkan pelaksanaan pelatihan gelombang pertama dan hari ini (kemarin) kami mengakhiri pelatihan gelombang kedua dengan jumlah peserta 30 orang,” kata Avi.

Pelaksanaan pelatihan disambut baik para pelaku UMKM. Salah satu pelaku UMKM Yuliawati mengaku, sangat senang dapat mengikuti pelatihan yang digelar Kelurahan Limo. Pelaksanaan pelatihan dapat menambah ilmu pengetahuan tentang tata cara mengolah makanan dan minuman, serta membuat souvenir dari barang bekas.

“Selama ini kami di Bank Sampah Sasak Berkreasi 7 Limo menekuni pembuatan kerajinan dari sampah non organik berupa souvenir. Kami sangat bersyukur karena dalam pelatihan ini kami mendapat banyak tambahan ilmu untuk mengoptimalkan sampah non organik menjadi kerajinan souvenir yang cantik,” terang Yuli.

Terpisah, Ketua TP PKK Kelurahan Limo, Lia Kamelia berharap, penyelenggaraan pelatihan olahan pangan produk lokal dan pemanfaatan limbah rumah tangga, menjadi barang bernilai ekonomis akan memberi dampak signifikan bagi peningkatan kualitas hasil kreasi para pelaku UMKM.

“Di Limo banyak sekali pelaku UMKM yang eksis, produk kualitas produknya pun  bagus, saya berharap setelah ikut pelatihan hasil ini, kualitas hasil kreatifitas para pelaku UMKM akan tambah bagus lagi,” tutup Lia.(tul/rd)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah 

Editor : Fahmi Akbar