kebakaran di depok
NYARIS TERPANGGANG : Personel pemadam kebakaran UPT Tapos saat melakukan pemadaman sekaligus melakukan evakuasi pemilik rumah yang nyaris memakan korban jiwa, di Jalan Cilangkap Raya RT2/2, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Minggu (19/9). ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tiga orang penghuni rumah nyaris terpanggang api setelah kediamannya di Jalan Cilangkap Raya, RT2/2, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, dilahap si Jago Merah, Minggu (19/9). Diduga percikan api disebabkan kebocoran tabung gas alpiji 12 Kg.

Komandan Regu (Danru) UPT Damkar Tapos, Ade Hidayat membenarkan, saat kejadia ada tiga penghuni yang terjebak di dalam. Namun dengan cekatan personel langsung mengevakuasi tanpa ada luka sedikitpun.

“Alhamdulilah kami cepat tiba. Tidak ada luka. Semuanya berusia sudah dewasa,” terangnya kepada Radar Depok.

Dirinya menjelaskan, beberapa menit sesaat kejadian, tepatnya sebelum petugas datang, masyarakat telah berusaha bahu membahu memadamkan api. Padahal saat kejadian gerimis masih turun di lokasi.

Menurut laporan petugas Damkar UPT Tapos, kejadian pukul 16:00 WIB. Luas lokasi yang terbakar 50 meter persegi. Nilai kerugiannya juga masih dalam petugas.

“Pemilik atas nama Wida Widiani, luas lokasi 1900 meter persegi. Bagian yang terbakar di dapur,” terangnya.

Sementara, Lurah Cilangkap, Teguh Santoso menekankam bahwa kejadjan disebabkan kebocoran gas 12 Kg, sehingga memenuhi area dapur. Entah apa yang menjadi pemantik kebakaran saat kebocoran gas tersebut, sampai kini masih diselidiki.

“Itu satu rumah, tapi terdiri dari tiga bangunan. Kebocoran masih dicari tau petugas,” paparnya saat dikonformasi.

Dari luas area 1.900 meter tersebut, dikatakannya, bahwa kerugian mencapai Rp100 juta karena lhas dapur sekitar 50 meter dengan bernagai perabotan rumah tangga serta perlengkapan dapur.

Dijelaskan Teguh, beruntung petugas segera mengamankan tabung gas tersebut ke temapt yang lebih aman untuk dilakukan penanganan. Pemadaman berlangsung kurang lebih 30 menit dengan pengerahan empat unit mobil Damkar.

“Beruntung cuaca hujam membantu proses pemadaman. Sekitar 30 menit api sudah padam,” tandas Lurah Cilangkap yang baru menjabat tersebut. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro