vaksin pelajar
SEHAT : Salah seorang pelajar tengah diskrining sebelum mendapatkan vaksinasi, pada Gebyar Vaksinasi. DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Vaksinasi di dunia pendidikan terus dikebut. Langkah ini sebagai bentuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Depok.

Sampai saat ini, sebanyak 89 persen pelajar (SMP) sudah divaksin, sementara tenaga pendidik menyentuh 95 persen. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wijayanto mengatakan, seluruh pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan lintas sektor membuat capaian masyarakat yang divaksinasi khususnya pelajar dan tenaga pendidik kian meningkat.

Pada pelajar SMP/Sederajat, dari keseluruhan 69.279 siswa, 61.572 siswa diantaranya sudah mendapatkan vaksin. “Kami ingin mendorong agar vaksinasi ini semuanya bisa dipercepat sehingga bisa tercapai kekebalan komunal dan bisa terhindar dari Covid-19,” ujarnya didampingi Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah, Abdurrahman.

Untuk mencapai 100 persen vaksinasi (pelajar SMP), pihaknya harus memberikan vaksinasi kepada 7.607 pelajar atau 11 persen lagi.

“Macam-macam faktornya (kendala). Misalnya saja karena belum cukup umur (di bawah 12 tahun), sakit saat mengikuti vaksin, serta data NIK-nya ganda,” bebernya.

Disamping capaian para pelajar SMP yang kian meningkat, Wejay-sapaannya-menambahkan, sebanding pula dengan tenaga pendidik. Dari total 6.138 tenaga pendidik, 5.797 sudah menerima serum anti Covid-19 tersebut.

“Tenaga pendidik juga kami perhatikan supaya tidak luput dari pemberian vaksinasi ini. Tersisa lima persen lagi atau 541 orang untuk mencapai 100 persen,” katanya.

Terpisah, salah satu siswa SMP, Indra Ariawan, merasa senang dengan adanya vaksinasi tersebut. Dia mengaku, tidak merasakan efek samping usai mengikuti rangkaian vaksin. “Seneng banget, gak sabar mau masuk sekolah karena kalau belajar virtual suka gak fokus,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro