vaksin wna
RAMAI : Para WNA status pengungsi saat melakukan vaksinasi di RSUI beberapa waktu lalu. DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Selama empat hari, 26-29 Oktober 2021. Penyelenggaraan layanan vaksinasi Covid-19 untuk warga negara asing (WNA) berstatus pengungsi, di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok, berhasil menyuntikkan vaksin jenis Astra Zeneca kepada 1.500 WNA.

MARS RSUI, Astrid Saraswaty Dewi mengatakan, kesempatan yang dibuka RSUI kepada WNA berstatus pengungsi tak lain agar untuk membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity. Vaksinasi tersebut dilakukan di dua lokasi, pertama ada di Poli Melati, Gedung Parkir RSUI Lantai 1.

“Kedua, khusus bagi peserta dengan kendaraan roda empat, bisa melalui layanan tanpa turun atau drive thru di Gedung Parkir RSUI. Program vaksinasi ini tidak dipungut biaya,” terangnya kepada Radar Depok, Minggu (31/10).

Acid-sapaanya-menyebut, dari 26-29 Oktober 2021, pihaknya berhasil memvaksin 1.500 WNA yang berasal dari berbagai negara. Beberapa diantaranya merasakan adanya kejadian pasca imunisasi (kipi).

“Ada (kipi) tetapi jumlahnya tidak banyak. Peserta vaksinasi adalah pengungsi dari Afghanistan, Somalia, dan lain-lain,” bebernya.

Sekedar informasi, RSUI membuka layanan vaksinasi Covid-19, bekerja sama dengan Yayasan Wings Peduli dan didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Pemerintah Provinsi (Pemprov) serta Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk WNA yang berstatus pengungsi.

“Peserta WNA pengungsi wajib membawa kartu identitas dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) pada hari vaksinasi,” tutupnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro