calon kadis
SUKSES: 10 Peserta Jabatan Tinggi Pratama (JTP) lima dinas atau badan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Depok setelah mengikuti Pemeriksaan Kesehatan dan MMPI-2, di RSUD Kota Depok, Jumat (22/10). FOTO:DAFFA/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Kapabilitas puluhan pendaftar Jabatan Tinggi Pratama (JTP) lima dinas atau badan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Depok masih akan terus berlanjut sampai November 2021. Sampai akhirnya, tersisa tiga orang untuk mengisi tiap posisi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Depok, Novarita menjelaskan, sebanyak 21 peserta telah melewati uji kompetensi pada 18 Oktober 2021. Mulai dari pukul 07.30 sampai 18.00 WIB di Gedung Dibaleka II, Lantai 10 mengerjakan tes psikotes dan diskusi kelompok.

Selanjutnya, para peserta JTP lima dinas atau badan strategis tersebut sudah mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSUD Kota Depok selama dua hari. Dengan alur dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama pada Kamis (21/10) sebanyak 11 orang, sedangkan kelompok kedua pada Jumat (22/10) sebanyak 10 orang.

“Tesnya meliputi penimbangan berat badan, tinggi badan dan tanda-tanda vital meliputi tekanan darah, frekuensi nadi, nafas dan suhu, pemeriksaan penyakit dalam meliputi pemeriksaan rekam jantung. Kemudian untuk mengetahui fungsi organ tubuh seperti ginjal dan hati kami lakukan pemeriksaan laboratorium dan radiologi serta MMPI-2 untuk kejiwaan” ujarnya kepada Radar Depok, Jumat (22/10).

Menurutnya, seleksi kompetensi maupun pengecekan kondisi peserta itu berlangsung dengan baik. Terlihat antusiasme peserta yang memenuhi prosedur dan aturan baik waktu, berkas-berkas, serta lainnya. Hasil dari ujian akan keluar tiga hari setelah pelaksanaan.

“Peserta datang pagi tepat waktu, saat tes kesehatan diminta puasa mereka menaati, lalu ketika uji kompetensi diminta membuat proposal mereka juga membawanya. Menunjukan keseriusan mereka untuk menjadi pemimpin di dinas maupun badan,” terangnya.

Pasca mengikuti kedua tes tersebut, lanjutnya, tidak ada peserta yang gugur. Puluhan pendaftar itu kemudian harus mengadu ketangkasan dalam penulisan makalah pada 3 November, dan wawancara selama dua hari yakni 8-9 November.

“Lokasinya masih belum ditentukan, yang jelas kalau penulisan makalah itu peserta diberikan tema besar terkait visi misi dari tupoksi masing-masing dinas. Saat ini belum kami publikasikan temanya apa,” ucapnya.

Lalu, wawancara sendiri adalah melihat kemampuan peserta dalam manajemen masalahnya yang dikaitkan dengan tulisan dari makalah sebelumnya. Khususnya terkait visi, misi, dan inovasi untuk dinas atau badan terkait.

“Nanti akan dipilih tiga besar dari nilai tertinggi di setiap posisi kepala dinas atau badan, total keseluruhan 15 orang, terakhir tinggal keputusan Walikota yang akan menunjuk. Pengumuman hasil seleksi terbuka 15 November ,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan BAPPEDA Kota Depok, Endra yang mendaftar sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok mengungkapkan dirinya sudah mengikuti dua seleksi baik kompetensi maupun kesehatan. Untuk hasilnya, diyakini akan baik.

“Alhamdulillah berjalan lancar, kami menjabarkan dari visi dan misi pak Walikota-Wakil Walikota. Insyaallah saya fokus dalam meningkat kepuasan layanan perizinan dan investasi melalui manajemen Layanan Inovatif Cepat Akurat Hebat (LINCAH),” ungkapnya.(rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Febrina