PPPK non guru
TENGAH BERSIAP : Peserta Tes SKD CASN 2021 saat mempersiapkan diri sebelum ujian di mulai, di Gedung Balai Rakyat II, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (3/10). DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Rabu (6/10), menjadi waktu pelaksanaan Seleksi Kompetensi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru, di Lingkungan Pemkot Depok. Kuota untuk PPPK Non Guru atau tenaga teknis sendiri adalah sebanyak 162 formasi.

Sementara, jumlah seluruh peserta PPPK Non Guru adalah 120 orang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Novarita mengatakan, ratusan peserta tersebut akan mengikuti Seleksi Kompetensi di titik lokasi (tilok) Depok dan luar Depok.

Untuk di Tilok Depok, lanjut Novarita, rencananya diselenggarakan satu hari di Gedung Balai Rakyat Depok II pada Sabtu, 6 Oktober 2021 dan diikuti oleh 106 peserta. Sementara sisanya yakni 14 peserta akan mengikuti Seleksi Kompetensi di luar Depok terbagi ke BKN Pusat, Kanreg II BKN Surabaya, Kanreg V BKN Jakarta, dan Kanreg XI BKN Manado.

“Jika mereka semua lolos seleksi ataupun tidak, tentunya masih ada slot kosong untuk formasi PPPK Non Guru. Nanti kita lihat instruksi BKN bagaimana, apakah boleh menggelar seleksi lagi atau tidak,” ujarnya kepada Radar Depok, Selasa (5/10).

Novarita mengaku, tak menyangka dengan jumlah kuota formasi sedemikian rupa, nyatanya mulai dari pendaftaran sampai memenuhi persyaratan, hanya 120 peserta yang melaju sampai tahap ujian. Lalu, untuk lokasi Seleksi Kompetensi, bertempat di Gedung Balai Rakyat II, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.

“Lokasinya sama dengan peserta SKD CPNS. Hanya saja waktunya yang berbeda, PPPK Non Guru ini, akan mengikuti ujian setelah CPNS selesai mengerjakan tesnya di hari terakhir (6 Oktober),” bebernya.

Dirinya turut mengingatkan kepada para peserta untuk membawa lima berkas atau dokumen saat ujian. Yaitu kartu peserta, KTP, Kartu Vaksin, bukti tes antigen, dan surat deklarasi sehat, sesuai Surat Pengumuman Nomor: 800/10/TP-CASN/Depok/2021 tentang Ketentuan dan Jadwal Seleksi Kompetensi untuk PPPK Non Guru di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Tahun Anggaran 2021.

“Peserta yang tidak membawa kelengkapan berkas di atas, tidak diperkenankan mengikuti ujian Seleksi Kompetensi. Jadi peserta wajib untuk membawanya,” katanya.

Salah satu ketentuan yang diwajibkan adalah peserta melakukan swab test RT PCR atau rapid test antigen Covid-19 sebelum mengikuti Seleksi Kompetensi. Hasil swab test RT PCR berlaku maksimal 2×24 jam dengan hasil negatif. Sementara hasil rapid test antigen berlalu 1×24 jam dengan hasil negatif. Bagi peserta dengan hasil swab test RT PCR atau tes antigen positif atau reaktif harus segera melapor ke panitia seleksi sebelum pelaksanaan ujian.

“Dengan cara mengirim scan asli hasil swab test RT PCR atau rapid test antigen positif atau reaktif ke email [email protected],” bebernya.

Dirinya menegaskan, peserta yang tidak melapor ke panitia seleksi sampai dengan batas waktu H-1 sebelum pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi dari sesi peserta tersebut. Maka yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri. Peserta juga dianjurkan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebelum pelaksanaan ujian.

“Peserta juga tidak diperkenankan mampir ketempat lain sebelum ketempat ujian. Tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain,” tuturnya.

Lebih lanjut, terang dia, Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru memiliki perbedaan dengan SKD CPNS. Meski untuk pelaksanaan seleksi PPPK Non guru 2021 akan sama dengan SKD CPNS yang menggunakan metode CAT.

Seleksi kompetensi dilakukan untuk menilai kesesuaian Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural serta wawancara dengan standar kompetensi jabatan. Untuk PPPK Non Guru terdiri dari Ahli Pratama dan Terampil.

Ahli Pratama yakni Apoteker, Epidemiolog Kesehatan, Medik Veteriner, Pelatih Olahraga, Penyuluh Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Penyuluh Pertanian, dan Perawat. Lalu, untuk Terampil yaitu Asisten Apoteker, Bidan, Nutrisionis, Paramedik Veteriner, Perawat, Perekam Medis, serta Pranata Laboratorium Kesehatan.

“Setiap tahap seleksi memiliki nilai ambang batas, baik Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural serta wawancara, diharapkan para peserta memenuhi ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

Sementara itu, Sementara itu, Koordinator Tes SKD CPNS Titik lokasi (Tilok) Kota Depok, BKN Kantor Regional (Kanreg) Wilayah III Jawa Barat, Herman menuturkan, tidak ada persiapan tertentu yang dilakukan panitia untuk menatap Seleksi kompetensi PPPK Non Guru. Sampai saat ini, belum ada peserta yang melaporkan diri lantaran terpapar Covid-19.

“Sama aja (dengan CPNS), sistem yang digunakan juga sama yaitu CAT. Jadi gak ada persiapan khusus,” singkatnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro